BREAKINGNEWS.CO.ID – Pembalap Movistar Yamaha, Velentino Rossi mengaku kebingungan dengan peningkatan perfoma YZR-M1 di MotoGP Thailand 2018. Tak hanya dirinya saja yang merasahkan hal tersebut, bahkan Rossi menyebutkan jika seluruh tim juga ikut merasakan hal demikian. Meski begitu ia mengaku sangat senang bisa tampil kompetif di sebagian besar sesi mejalang balapan tersebut.

Rossi sebelumnya telah menyatakan bahwa dirinya pesimis bisa meraih hasil baik di MotoGP Thailand ini. Pasalnya mereka mengalami kesulitan berat saat melakoni seri MotoGP Aragon yang berlangsun pada dua pekan lalu. Namun rupanya ekspetasi tersebut berbanding terbalik dengan kenyataan yang diperoleh mereka di sirkut Chang Internasional, Buriram ini.

Bersama sang tandemnya, Marverick Vinales sukses membawa Yamaha keluar sebagai yang tercepat pada sesi latihan bebas pertama yang digelar pada Jumat (5/10). Pada sesi latihan bebas kedua yang digelar pada hari yang sama, Rossi memang hanya berhasil menduduki urutan kesembilan, namun Vinales berada di posisi kedua.

Sementara pada sesi latihan bebas ketiga, Vinales finis di urutan ketiga, sementara Rossi berada di posisi kelima. Namun pada sesi kualifikasi, pembalap berjuluk The Doctor ini mampu mengunci gird kedua dengan berselisi hanya 0,011 detik dari peraih pole position, Marc Marquez.

Hasil yang diperoleh Yamaha ini tentu mengejutkan pasalnya kreateristik dari lay out sirkuit Chang Internasional sangat tidak cocok dengan YZR-M1 tunggangan Rossi dan Vinales ini. Ketika ditanya apa yang membuat performa ia dan Vinales bagus di Buriram, Rossi justru tak dapat menjelaskan secara gamblang perihal peningkatan mendadak dari motornya.

“Aragon adalah bencana karena kami tidak punya grip. Di sini, di atas kertas, kami seharusnya menderita, tetapi hari ini tidak seperti yang kami duga, kami sedikit lebih kompetitif,” terang Rossi

“Kami melintasi trek dan terlihat seperti trek memiliki grip lebih sehingga saya bisa menekan lebih banyak. Aragon sangat sulit. Tapi mengapa [kita lebih baik di sini]? Masalahnya adalah bahwa kita tidak tahu. Juga Yamaha tidak tahu. Latihan bebas pertama fantastis karena kami pertama dan kedua. Tetapi juga karena banyak pembalap top tidak memakai ban baru,” ungkapnya.

“Ini bukan kenyataan, tapi bagaimanapun hasil ini sangat positif bagi kami dan mencoba untuk balapan lebih baik ketimbang Aragon, [setidaknya meraih] hasil yang lebih baik,” Rossi berharap.

Apakah ini berarti YZR-M1 akan mampu berbicara banyak pada Minggu (7/10) nanti? Pembalap Italia itu menjawab: “Situasinya agak sulit karena pada akhirnya motor sama. Namun hari ini kami tidak begitu menderita, yang pasti lebih baik. Untuk beberapa alasan kami memiliki banyak perbedaan antara trek yang bagus dan trek yang buruk. Kami seperti lebih menderita dari motor-motor lainnya. Motor-motor lainnya lebih seimbang, selalu sama,” pungkasnya.