BREAKINGNEWS.CO. ID - Siapa yang tidak kenal dengan Rossa? Diva pop Indonesia ini memiliki segudang hits. Minggu (21/10/2018), masyarakat Nunukan berkesempatan menyaksikan langsung aksi Rossa. Caranya, datang ke Festival Crossborder Nunukan 2018.

Festival yang dihelat Kementerian Pariwisata ini, akan digelar di GOR Dwikora, Sei Sembilan, Nunukan, Kalimantan Utara. Festival Crossborder Nunukan 2018 mengusung expo dan entertainment. Rossa akan tampil pada puncak cara, Wonderful Musik Festival. “Festival Crossborder Nunukan bagian dari branding pariwisata Indonesia. Sebab, Indonesia punya banyak potensi. Selain alam dan budaya, Indonesia juga penghasil kuliner dan kerajinan tangan terbaik. Festival juga akan menampilkan aksi diva pop Rossa. Jadi, jangan sampai terlewatkan,” ungkap Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementrian Pariwisata RI Ni Wayan Giri Adnyani, Rabu (17/10/2018).

Rencananya, penyanyi yang tenar dengan lagu Tegar ini akan membawakan 8 lagu.  Giri Adnyani menambahkan, kehadiran Rossa akan menarik kunjungan wisatawan Malaysia dan Brunei Darussalam. “Rossa ini sangat populer. Karirnya bagus dan fans-nya sangat banyak. Bukan hanya di dalam negeri, tapi juga mancanegara. Kami optimistis, kehadiran Rossa di Nunukan akan menarik jumlah kunjungan wisatawan dari Malaysia atau Brunei Darussalam,” terangnya.

Berada di Nunukan, festival ini ideal untuk menarik wisatawan dari Sabah Malaysia, dan Brunei Darussalam. Mereka bisa masuk melalui akses Pos TNI AL Sei Pancang dan Pos Sebatik.

Di zona ini, nama Rossa pun sangat familiar. Apalagi, Rossa kerap menggelar konser tunggal di Malaysia, Brunei, dan Singapura. Ada beragam catatan manis yang dibukukan konser Rossa di seputaran ASEAN. “Rossa memang luar biasa. Ada banyak karya terbaik yang sudah dihasilkannya. Semuanya mendapat apresiasi besar dari publik. Dengan pesona Rossa dan kekuatan pariwisata Nunukan, festival ini menjadi yang terbaik untuk dikunjungi,” tegas Giri Adnyani lagi.

Selain Rossa, festival juga menampilkan band-band lokal asal Nunukan. Ada juga hiburan multimedia. Ditandemkan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Nunukan ke-19, event ini pun menggelar beragam kesenian tradisional. Sepenuhnya membagikan kegembiraan, Festival Crossborder Nunukan ini membagikan beragam door prize. “Festival Crossborder Nunukan ini media terbaik untuk menarik wisman. Kantong utamanya Sabah dan Brunei Darussalam. Penampilan Rossa memang menjadi puncak rangkaian festival. Namun, festival ini akan dimeriahkan oleh beragam parade budaya dan event lainnya,” jelas Asisten Deputi Pemasaran I Regional II Kemenpar Sumarni.

Sama seperti parade seni budaya, pameran UMKM hingga kuliner juga digelar full dua hari pada 20-21 Oktober. UMKM menampilkan beragam souvenir unik dan fashion.

Untuk kuliner, akan menampilkan lomba dengan  jumlah peserta 17 kecamatan. Lomba kuliner ini digelar mulai Sabtu (20/10) dengan 3 juri yang berasal dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pariwisata Kabupaten Nunukan. “Secara konsep, festival ini sangat lengkap. Semua potensi terbaik dari Nunukan akan disajikan. Inilah kesempatan ideal bagi semua elemen masyarakat Nunukan memamerkan potensi dan karya terbaiknya. Dengan adanya festival ini, kami berharap aktivitas ekonomi masyarakat semakin bagus,” tegas Kepala Bidang Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono.

Berada di perbatasan dengan potensi besar atraksi, Nunukan juga ditopang aksesibilitas dan amenitas terbaik. Dari Jakarta, wisatawan bisa transit di Tarakan. Maskapainya, Garuda Indonesia, Lion Air, dan Batik Air. Untuk rute Tarakan ke Nunukan menggunakan Aviastar dan Xpressair. Lalu, ada alternatif lain yaitu menggunakan speed boat dari Tarakan ke Nunukan.

Untuk penginapan, Nunukan memiliki banyak hotel. Ada beragam kelas beserta harga yang ditawarkan per malamnya. Sebut saja, Neo Fortuna, Marvell Luxury Hotel, Hotel Laura, hingga New Lenfin Hotel. 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang sukses membawa Kemenpar No. 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinistryOfTourism2018 se-Asia Pasifik di Bangkok menjelaskan, potensi Nunukan sangat besar. “Potensi besar pariwisata dimiliki Nunukan. Wilayah ini terhubung langsung dengan beberapa wilayah di Sabah. Akses ke Brunei Darussalam juga bagus. Dengan penyelenggaraan dari Festival Crossborder Nunukan ini, jumlah kunjungan wisman akan terus naik. Dampak ekonominya tentu sangat bagus bagi masyarakat di sana,” tutupnya.