BREAKINGNEWS.CO.ID -  Keseriusan  dan  konsistens rumah produksi Soraya Intercine  Film dalam melahirkan film horror yang tidak  asal seram dan hanya sekedar memunculkan kejutan, terus berjalan hingga saat ini. Hal tersenit mereka buktikan lewat film karya terakhir yang diberi judul Jeritan Malam.

Film yang juga ditujukan sebagai salah satu alternative hiburan jelang tutup tahun bagi penggemar film horror tanah air tersebut, sengaja dibuat dengan nuansa milenial dominan. Dan untuk mencapai keinginan tersebut sang sutradara Rocky Soraya rela merogoh kocek lumayan untuk memenuhi impiannya tersebut.

 "Kami ingin memberikan hiburan horor berkualitas kepada penikmat film Indonesia, makanya syutingnya membutuhkan waktu 54 hari dan biaya yang lumayan mahal. Karena kami ingin ceritanya benar-benar real," ujar Rocky Soraya  di sela-sela gala  premie fim ini  Bioskop XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat akhir pekan lalu.

Rocky tak bersedia menyebut ongkos produksi untuk film ini. Namun dari lokasi pengambilan gambar yang berbeda-beda serta  menyewa stasiun  KA yang masih aktif beroperasi untuk proses syuting selama seharian penuh, sedikit banyak bisa menggambarkan berapa biaya yang dikeluarkan.

Tak hanya memakan waktu syuting hingga nyaris dua bulan, untuk menarik penonton dari kalangan milenial, Rocky sengaja menghadirkan bintang utama artis yang jadi buruan anak muda masa kini seperti Cinta Laura, Harjunot Ali dan Wingky Wiryawan. "Formasi bintang utama tersebut, kami memang ingin menggaet penonton film Milenial." Kata Rocky.

Film Jeritan Malam ini sendiri bercerita tentang tentang Reza (Herjunot Ali), seorang pemuda yang menerima tawaran pekerjaan di pelosok Jawa Timur. Saat ia ditempatkan di mess perusahaan, Reza pun berkenalan dengan Indra (Wingky Wiryawan), Minto (Indra Brasco).

Persahabatan antara Reza, Indra, dan Minto mulai mengantarkan Reza mengetahui adanya berbagai macam kejadian-kejadian menyeramkan yang terjadi di mess yang Reza tempati.

Karena ketidakpercayaan Reza terhadap hal gaib, Reza mengajak teman-temannya untuk menggali sejarah dari mess yang mereka tinggali. Hingga akhirnya Reza melakukan sebuah ritual yang seharusnya tidak Reza lakukan.

Di film ini, Cinta Laura Kiehl juga ikut ambil peran sebagai Wulan, pacar dari Reza. Karakter ini merupakan karakter yang cukup menantang untuknya karena berbeda sekali dengan sosok asli Cinta Laura. 

Selain harus khusus mentor akting, Cinta juga harus berguru kepada  mentor bahasa  tubuh alias body language untuk menyesuaikan postur tubuhnya agar sesuai dengan perempuan Bogor yang lemah lembut dengan penampilan yang sederhana.