BREAKINGNEWS.CO.ID - Akademisi dari Univesitas Indonesia, Rocky Gerung memenuhi panggilan polisi. Dia diperiksa sebagai saksi atas kasus berita bohong atau hoaks, dengan tersangka Ratna Sarumpaet.

Rocky tiba di Polda Metro Jaya sekira pukul 11.00 WIB. Dia tampak didampingi pengacaranya. Mengenakan kemeja warna abu-abu, Rocky sempat membeberkan alasannya tidak hadir pada agenda sebelumnya. Rocky mengaku saat itu sedang naik gunung.

"Saya lagi naik gunung," ujarnya di Polda Metro Jaya, Selasa (4/12/2018).

Rocky sedianya diperiksa pada 27 November 2018. Namun, dijadwal ulang sehingga baru datang hari ini. Pemeriksaan Rocky akan dilakukan atas petunjuk dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Kejaksaan meminta agar orang-orang yang pernah menerima foto wajah lebam dari Ratna Sarumpaet, untuk diperiksa.
Hasil penelusuran penyidik menemukan petunjuk bahwa Ratna pernah mengirim foto wajah lebam yang disebut-sebut sebagai akibat dikeroyok orang tidak dikenal ke Rocky Gerung. Selain ke Rocky, Ratna juga mengirimkannya ke Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang.

Dalam kasus ini, Ratna Sarumpaet ditahan polisi setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus hoaks, Jumat, 5 Oktober 2018. Aktivis perempuan itu sempat menggegerkan publik karena mengaku diamuk sejumlah orang.
Kasus hoax Ratna lantas dibongkar polisi. Lebam di wajah Ratna bukan karena dipukul melainkan akibat operasi sedot lemak di RSK Bina Estetika. 

Ratna dijerat Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 46 tentang Peraturan Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dari penerapan pasal berlapis itu, Ratna terancam hukuman 10 tahun penjara.