BREAKINGNEWS.CO.ID – Dua aktris yang terlibat kasus prostitusi Vanessa Angel dan Avriella Shaqqila, serta Rian, sang pengusaha pembooking sang artis sudah dilepas oleh kepolisian daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Sementara itu dua mucikari bernama Endang dan Tentri ditahan serta diproses secara hukum yang berlaku.

Oleh karena itu, Robby Abbas yang dikenal dengan sebutan Oby yang pernah merasakan jadi pesakitan di kursi persidangan karena menjadi muncikari merasa kalau hukum serta undang-undang (UU) yang berlaku tentang prostitusi tidak fair terhadap para pelaku yang terlibat. "Kalau misalnya dari akunya sih, kalau menurut aku sih nggak setuju ya. Tapi nggak tahu orang lain sih. Karena harusnya tiga-tiganya (muncikari, artis, pemesan) kena. Kayak misalnya kasus narkoba, kan pemakai narkoba, bandar, dan pengedar, tiga-tiganya kena. Jadi menurut aku nggak fair kalau misalnya hanya muncikarinya saja yang kena," papar Robby di Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019).

"Apalagi kalau hanya muncikarinya saja yang duduk di kursi pesakitan ya," jabarnya mengutarakan pendapat pribadi. Tentu saja ini hanya suara pribadi dari Robby Abbas. Robby yang pernah tersangkut kasus yang sama karena 'menjual' Amel Alvi dan beberapa artis lain merasakan menjadi pihak paling kena dampak hukum. Sementara Amel Alvi dan beberapa artis hanya menjadi saksi. Robby juga merasa ditinggalkan sendirian kala menghadapi masalah hukum.

Kenal 3 dari 5 Inisial Artis Prostitusi

Mantan muncikari yang mengaku pernah 'menghandle' Amel Alvi dan beberapa model lainnya, Robby Abbas mengatakan kenal tiga artis dari lima artis yang inisialnya diungkap polisi di Polda Jatim terkait kasus prostitusi Vanessa Angel yaitu AC, TP, BS, ML, RF. Dua muncikari yang ditangkap, salah satunya dikenal oleh Robby Abbas. Menurut Robby, harga kencan para selebriti yang dijual oleh muncikari tersebut variatif.

"Semuanya variatif, tergantung mintanya merekanya aja. Selama dua tahun ini aku nggak berkecimpung di dunia kayak gitu aku nggak tahu soal price-price mereka lagi. Jadi nggak ngurusin kaya gituan lagi," terang Robby di Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (11/1). "Jadi nggak tahu soal harga-harga paling mahal siapa atau yang paling populer siapa," sambungnya.

Selama pengalamannya menjadi germo, Robby mengaku pernah mendapatkan orderan fantastis. Berapa rekornya? "Dulu aku bisa sampe Rp 150 juta, dulu ya waktu aku menjalani prostitusi ini ya," jabarnya.