BREAKINGNEWS.CO.ID - Executive Centre for Global Leadership (EGCL) menyelenggarakan forum kepemimpinan di Jakarta pada Rabu (4/7/2018). Ini merupakan forum kepemimpinan pertama di Indonesia. EGCL sendiri didirikan oleh lima pemimpin politik dan bisnis yang berpengaruh di Indonesia, yaitu Tanri Abeng, Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Bambang Kesowo, dan Pontjo Sutowo, dan para alumninya memegang posisi kepemimpinan di banyak bidang bisnis terkemuka, pemerintah, termasuk organisasi sektor publik dan sosial.

Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri BUMN Rini Soemarno akan menyampaikan pidato kunci pada forum ini. Wapres JK akan menjadi pembicara pertama dengan mengambil tema “kebijaksanaan dalam memimpin”. "Kepemimpinan adalah tentang kebijaksanaan, keberanian, dan memberikan contoh. Kualitas-kualitas ini diasah melalui pengalaman dan proses belajar terus menerus," ujar Jusuf Kalla dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (4/7).

Sementara itu, Menteri Rini akan menjadi pembicara kedua, dia akan berbicara mengenai kepemimpinan di BUMN, terutama terkait kerja kerasnya sebagai perempuan pertama yang memegang posisi tersebut. Beliau menyampaikan bahwa dirinya harus bekerja keras untuk membuktikan diri ketika merintis karir sebagai pemimpin, dikarenakan masih sering menemui laki-laki yang menganggap remeh rekan kerja wanitanya.

Selain dua nama di atas, dalam acara tersebut juga akan ada sesi Leadership Panel yang diusung ECGL dan PwC yang akan dihadiri oleh Nicke Widyawati (Plt Dirut Pertamina), Gilarsi Wahyu Setijono (Dirut Pos Indonesia), dan Muhammad Awaluddin (Dirut Angkasa Pura II).

Turut hadir pula untuk berpidato di acara ini Datuk Seri Anwar Ibrahim, mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia dan saat ini memegang kepemimpinan koalisi politik Pakatan Harapan atau Aliansi Harapan yang sedang berkuasa di Malaysia. Anwar juga diproyeksikan untuk menjadi Perdana Menteri Malaysia kedelapan pada Tahun 2020.

Ketua ECGL Tanri Abeng berencana mengadakan forum kepemimpinan setiap tahun, sebab sedang ada kebutuhan darurat di Indonesia bagi pemimpin untuk mengembangkan kepemimpinan secara sistematis. "Pemimpin yang mampu mengembangkan institusi yang efektif dan mengubah institusi menjadi pengembangan kepemimpinan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, pemimpin yang mampu menghasilkan pemimpin baru," ucapnya.

ECGL Luncurkan ALP

EGCL sudah meluncurkan Advanced Leadership Program (ALP) sejak 2012. Tanggal 4 Juli juga bertepatan dengan peluncuran ALP 2018. Program ALP menghadirkan pengajar modul dari fasilitator kelas dunia yang memiliki latar belakang akademis dan manajemen bisnis dengan membangun kolaborasi dengan Rotterdam School of Management, Erasmus University.

Program yang ditawarkan ECGL membaurkan konsep pembelajaran kelas dunia dan konsep manajemen kepada eksekutif muda yang memiliki kemauan untuk menjadi pemimpin masa depan. Pada ALP 2018, akan ada perspektif baru pada program ini yang mengedepankan konsep yang realistik dan metode akurat dalam kepemimpinan dan manajemen. Peserta pun diarahkan agar memiliki kemampuan strategi manajemen, pengembangan organisasi dan transformasi bisnis untuk ketahanan dan pertumbuhan berkelanjutan.