BREAKINGNEWS.CO.ID – Klub kebanggaan ibu kota, Persija Jakarta yang sedang on-fire enggan bersikap jemawa. Pelatih Stefano Cugura Teco berharap tim asuhannya tidak terjebak euforia berlebihan usai mendapatkan kemenangan telak 3-0 atas Persela Lamongan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (21/11/2018) lalu.

"Tugas berat menanti kami. Sriwijaya FC tim yang kami hadapi selanjutnya bukan lawan mudah," ujar mentor asal Brasil itu. Laskar Wong Kito yang saat ini berada di posisi 14 klasemen sementara, tidak ingin kalah agar tidak tergelincir ke zona degradasi. Sejatinya Sriwijaya FC yang akan menjadi lawan Tim Macan Kemayoran di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (24/11/2018), tim dengan materi pemain bertabur bintang.

Tim asuhan pelatih Alfredo Vera, goyah karena diganggu badai konflik internal. Mereka baru saja ditinggal Dody Alex Noerdin, presiden klub yang lengser pasca kalah dalam pemilihan kepala daerah di Sumatra Selatan. "Sriwijaya FC tim besar, mereka ingin menjaga reputasi. Kami butuh kerja keras buat mengalahkan mereka," tutur Teco.

Usai menjajal kekuatan Sriwijaya FC, Persija akan melawat ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Minggu (2/12) mendatang. Pertandingan ini juga sulit bagi Marko Simic dan kawan-kawan. Beruntung dalam pertandingan ini Persija dapat suntikan amunisi duo pilar Timnas Indonesia, Riko Simanjuntak serta Andritany Ardhiyasa. Langkah Tim Merah-Putih yang terhenti lebih cepat di Piala AFF 2018, membuat para pemain pulang lebih dini ke klub masing-masing.

"Riko dan Andritany memberi kami banyak opsi pilihan pemain. Jadwal padat membuat saya harus pintar-pintar melakukan rotasi untuk menjaga keseimbangan permainan tim," ujar Teco. Terakhir, Persija akan bertemu Mitra Kukar. Tim asuhan pelatih Rahmad Darmawan yang hanya satu strip di atas zona degradasi dipastikan tidak akan melepas begitu saja pertandingan ini. Kalah artinya mereka terlempar ke kompetisi kasta ke-2.

PSM saat ini berada di posisi puncak klasemen Liga 1 2018 dengan koleksi 54 poin dari 31 petandingan. Tim berjuluk Juku Eja dibuntuti Persija Jakarta dengan perolehan 53 angka dan kemudian Persib dengan torehan 49 angka. Di luar zona tiga besar ada Bhayangkara FC yang siap menyalip di tikungan. Tim asuhan pelatih Simon McMenemy yang berstatus sebagai juara bertahan mendulang poin yang sama dengan Persib, mereka hanya kalah selisih gol.