BREAKINGNEWS.CO.ID - Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat membekuk tiga pria pengedar narkoba jenis pil ekstasi yang dibawa dari Malaysia, ketiga tersangka merupakan jaringan pengedar Internasional, dalam hal ini petugas berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 3800 butir narkoba jenis pil ekstasi, Sabtu (24/3/2019), satu pelaku diketahui Warga Neraga Malaysia.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan para pelaku menyelundupkan narkoba tersebut dengan modus memasukan nya kedalam produk makanan guna mengelabui petugas.

“Tiga tersangka dibekuk dari tempat berbeda berdasarkan penyelidikan kami” ujar Erick di konfirmasi, Sabtu (24/3/2019).

Dijelaskan Erik, Dua tersangka, YT (34) dan DO (34) yang berperan sebagai kurir ditangkap di sebuah hotel di kawasan Tamansari Jakarta Barat.

"Satunya lagi, diamankan di bandara Kualanamu, Medan, setelah kita melakukan pengembangan,” ujarnya.

Dalam penangkapan tiga tersangka tersebut, lanjutnya, pihaknya yang sudah mengantongi ciri-ciri tersangka setelah menerima laporan masyarakat, kemudian melakukan pengintaian. Setelah yakin tersangka merupakan buruannya, petugas pun menangkap para tersangka diberbagai tempat.-

Guna menghindari pengawasan sinar X Ray di Bandara, pelaku memasukkan ribuan butir ekstasi ke dalam kemasan makanan ringan yang berisi kacang dan keripik.

"Kemudian kita tangkap mereka (pelaku) di sebuah kamar hotel di kawasan Tamansari Jakarta Barat, dan berhasil mengamankan ribuan pil ekstasi yang dikemas di dalam 2 (dua) Kemasan Keripik Kentang Telur Asin (BOSS Salted Egg)” ujarnya.

Erick mengatakan, tak puas dengan tangkapan YT dan DO, petugas dibawah pimpinan kanit 2 narkoba AKP Maulana Mukarom mengembangkan penangkapan guna menguak sindikat pengedar pil ekstasi.

Kepada petugas, tersangka mengaku mendapatkan narkoba tersebut dari G yang merupakan warga Malaysia.

Petugas memburu tersangka (G), dan tak lama berhasil membekuk pria yang diduga sebagai kaki tangan bandar tersebut di bandara Kualanamu, Medan.

"Ketiga tersangka dan barang bukti kita bawa ke markas untuk dilakukan penyelidikan lebih jauh," ujarnya.

Masih dikatakannya, dari pemeriksaan sementara, para pelaku telah melakukan transaksi narkoba sebanyak 7 kali dan berhasil lolos saat melewati pengawasan petugas di bandara.

WNA berinisial G ini berkolaborasi dengan jaringan narkoba di lapas tanjung gusta yang dikendalikan bandar internasional yang berada di Penang, Malaysia.

Korrdinasi antara bandar narkoba internasional dengan yang didalam lapas, mampu mengirimkan jumlah besar narkoba masuk ke Indonesia.

"Barang bukti yang kami amankan berupa 2 bungkus Kemasan Keripik Kentang Telur Asin (BOSS Salted Egg Chips) berisi 1.900 Butir Ecstacy logo IG warna ungu, 1.600 Butir Ecstacy logo KENZO warna oranye, dan 300 Butir Ecstacy logo monyet warna pink, 6 unit Handphone berbagai merk milik tersangka," ujarnya.

Selanjutnya barang bukti dan para tersangka diamankan di Mapolres Metro Jakarta Barat.