JAKARTA - Ribuan aparat gabungan dari unsur Kepolisian dan TNI turun mengamankan jalannya unjuk rasa ribuan pengemudi online di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Demo tersebut memang sudah direncanakan sejak pekan lalu dan pihak Polda Metro Jaya sudah mulai mengantisipasinya. 

Aparat Polri dan TNI akan mengawal agar jalannya demonstrasi yang dilakukan guna menolak diberlakukannya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 108 Tahun 2017 mengenai Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek itu bisa berjalan lancar tanpa gangguan dan hal-hal yang tak diinginkan. Diprediksi massa akan berjumlah ribuan.

"Kurang lebih 2.300 aparat (berjaga), terdiri dari TNI, Polda, Polres dan Polsek," ujar Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno kepada wartawan, Senin (29/1/2018). Aparat disebar di beberapa titik dari depan Istana Negara, Gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Bundaran Patung Kuda, Gedung Mahkamah Agung (MA) dan kawasan Monumen Nasional (Monas). 

Penambaham aparat bukan tidak mungkin dilakukan bila situasi di lapangan mengharuskan untuk dilakukan penambahan personil. "Alasan kuatnya, lihat situasi bisa penambahan (personel)," ucap Suyatno.