BANTAENG - Pernikahan remaja dengan usia 15 tahun dan 14 tahun yang rencananya digelar hari ini batal. Pasalnya kedua mempelai tersebut belum memenuhi syarat masa permohonan pencatatan. "Aturannya kan 10 hari setelah pengajuan permohonan pencatatan nikah, baru kita boleh nikahkan. Jadi hari ini kita tunda sampai memang waktunya sudah cukup 10 hari," kata Humas Kantor Kemenag Bantaeng, Mahdi Bakri, Senin (16/4/2018).

Permohonan resmi pencatatan nikah kedua calon pengantin diajukan pada Rabu (11/4/2018). Berarti pengajuan tersebut hingga hari ini baru lima hari. Pihak Kantor Urusan Agama (KUA) setempat juga telah meminta dispensasi dari camat, namun mereka belum mendapatkan itu. "Menurut Kepala KUA, karena pencatatannya belum cukup 10 hari hingga jadwal nikahnya, maka harus dilengkapi Dispensasi Camat. Tapi kalau calon pengantin tidak dapat dispensasi Camat, maka pernikahan ditunda sampai 10 hari," terangnya.

Kedua mempelai rencananya hari ini akan menggelar pernikahannya juga sempat datang ke KUA. Namun mereka harus pulang karena belum mengantongi surat dispensasi waktu dari pihak kecamatan.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan remaja ini diketahui berinisial SY (15) dan FA (14), keduanya dikabarkan berkenalan melalui media sosial dan menjalin hubungan asmara. Karena merasa cocok, mereka akhirnya memilih untuk menikah. Langkah merekapun direstui oleh keluarga kedua belah pihak.