BREAKINGNEWS.CO.ID- Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK), Maman Imanulhaq mengatakan pihaknya pertama kali merespons bencana gempa di Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan menggelar doa bersama. Usai doa kata Maman, pihaknya langsung terjun ke lapangan untuk membantu para korban.
 
"Kami langsung beraksi yang mengadakan acara doa bersama di 51 titik. Salah satunya dimulai di Cirebon, di Jakarta, di rumah inspirasi dan beberapa tempat," ujar Maman di Media Center Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018). 
 
"Kita berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Termasuk juga, kita juga ingin memastikan relawan terjun ke lapangan tapi tidak pada kondisi reaktif seperti kita. Kami membutuhnkan data di lapangan apa yang dibutuhkan dan sebagainya," tambahnya. 
 
Menurut Maman, pihaknya dari TKN KIK telah mengirim relawan yang profesional untuk membantu korban gempa di Sulteng seperti tenaga ahli evakuasi. 
 
"Kami mengirimkan relawan awal, yang betul-betul profesional termasuk ada tenaga ahli, terutama yang ahli evakuasi kita mendirikan tenda yang jadi prioritas seperti yang dilakukan oleh para Bara Baja, Puspera, Projo dkk, mereka sudah di sana. Jadi mereka sudah menjadikan beberapa posko," katanya. 
 
Maman menegaskan, pihaknya tidak menjadikan bencana Sulteng sebagai pencitraan untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf. Pengiriman relawan ke Sulteng tak lebih dari misi kemanusian. 
 
"Saya harus garis bawahi bahwa Kita tidak menggunakan id relawan, tidak menjadikan bencana di Sulteng sebagai pencitraan tapi ini justru misi kemanusiaan," tegasnya. 
 
"Kami juga langsung mengadakan beberapa posko yang relawan-relawan Jokowi-Amin dari temen-temen dari Makasar dan sebagainya itu langsug otomatis membuat  posko di sana," pungkasnya.