JAKARTA - Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan dalam acara diskusi interaktif "Save Our Soccer dengan tema Refleksi Semusim Sepak bola Indonesia" di jakarta, Kamis (7/12/217) mengatakan PT LIB selaku operator kompetisi sepak bola Indonesia masih jauh dari kata bagus.

Bagi pelatih 59 tahun itu, PT LIB kurang konsisten terhadap penerapan aturan pertandingan. Kita ambil contoh gampang saja, awal kompetisi dimulai, klub harus menggunakan pemain U-23, berbondong-bondonglah kam untuk mendatangkan pemain muda. Tapi apa? Di tengah jalan, aturan itu dihilangkan, akhirnya tim menjadi kacau" ujar Iwan.

Selain itu, pelatih yang juga pernah menangani Persebaya itu mengungkapkan kekecewaanya terhadap LIB terkait pemilihan wasit asing. Menurutnya pengadil lapangan yang didatangkan bukanlah wasit terbaik yang memiliki lisensi dari FIFA.

"Sebenarnya saya setuju dengan adanya wasit asing. Tapi ya dicarilah wasit yang baik. Memiliki kredibilitas. Bagaimana enggak rusuh, kalau wasitnya berat sebelah", tegas Iwan.

Kendati demikian, Iwan berharap di kompetisi musim 2018 yang akan datang, PSSI dan PT LIB dapat lebih baik lagi agar prestasi sepak bola Indonesia bisa meningkat.

"Timnas itu cerminan dari kompetisi? Jadi, kalau kompetisinya buruk, ya buruklah timnasnya. Tapi kalau kompetisinya bagus, bagus juga lah timnasnya", kata Iwan.