BREAKINGNEWS.CO.ID-Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) telah menunda pelaksanaan razia terhadap kucing dan anjing yang semula dilangsungkan pada 7-9 Januari 2019. Penundaan itu nantinya akan mengkoreksi apa yang sebenernya harus diperbaiki dari rencana razia hingga mendapat sejumlah penolakan.

“Artinya memang di tunda ya kami tunda. Apa yang kita lakukan mendapatkan koreksi-koreksi. Sebenarnya mungkin tidak semua benar koreksi itu, tapi juga mungkin ada positifnya barangkali untuk mencari jalan keluar yang terbaik.  Sehingga tidak ada yang merasa tidak nyaman,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan KPKP, Sri Hartati saat dihubungi, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Sebagai tindaklanjut, rencananya Dinas KPKP akan menggelar pertemuan dengan organisasi ataupun komunitas pecinta binatang juga pemangku kepentingan untuk mendapatkan solusi terbaik soal populasi kucing dan anjing. Mengingat adanya dua pendapat yakni penolakan terhadap razia dan dukungan.

“Jadi apa yang dilakulan dan harus bagaimana-bagaimana, karena kalau kita hanya sepihak saja itu kan bukan kebutuhan sepihak padahal kan kebutuhan untuk semua masyarakat secara utuh,” ujar Sri. 

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan secara tegas menginstruksikan jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) untuk menunda pelaksanaan razia kucing.

Selain menunda razia kucing, Anies juga meminta Dinas KPKP melakukan pembicaraan lebih dahulu dengan para organisasi maupun pengelola binatang. Mengingat komunitas binatang jumlahnya tidak sedikit sehingga bisa membantu sekaligus berdiskusi terkait pengendalian yang baik seperti apa.

“Ajak bicara organisasi atau komunitas pengelolaan binatang. Lakukan kegiatan pengendalian bersama dengan komunitas,” pintanya.