MONTE CARLO – Pebalap Scuderia Ferari, Kimi Raikkonen menilai kalau balapa GP Monako adalah satu seri Formula 1 yang paling tak menarik. Penilaian pebalap Ferlandia itu berkaca dari karatertistik sirkuit Monte Carlo yang sangat menyulitkan para pebalap untuk melakukan manuver over take (salip-menyalip) di antara mobil-mobil F1, sekalipun memiliki kecepataan yang mempuni.

Balapan GP Monako 2018 di Sirkuit Monte Carlo, Minggu (27/5/2018), dimenangi oleh pebalap Red Bull, Daniel Ricciardo. Ricciardo, yang start dari pole position, mampu mengalahkan Sebastian Vettel meski mesin mobilnya bermasalah selama lebih dari separuh balapan.

Di belakang Ricciardo dan Vettel ada Lewis Hamilton, Kimi Raikkonen, Valtteri Bottas, dan Esteban Ocon. Posisi finis enam besar tersebut sama persis dengan urutan ketika start.

"Kualifikasi menentukan sebagian besar hal di sini. Tak banyak yang terjadi. Bagian menentukan berikutnya adalah start dan semua orang mengemudi di belakang satu sama lain. Siapa yang membalap di depan menentukan kecepatan," ujar Raikkonen dikutip Crash.

"Harus ada kesalahan besar untuk bisa dilewati. Kami akhirnya membalap sekitar 70 lap cuma berkeliling, menyelesaikan balapan. Bukan yang paling menarik, tentu saja," katanya.