BREAKINGNEWS.CO.ID - Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menimbulkan berbagai dampak di kehidupan masyarakat, tidak hanya bagi kesehatan, tapi juga kemanusiaan, sosial, dan ekonomi. Sejak 15 Maret 2020 Presiden Joko Widodo mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bekerja, sekolah dan beribadah dari rumah guna mencegah penyebaran Covid-19.

Hal ini menuntut individu maupun organisasi untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan. Pertemuan yang biasa dilakukan dengan cara tatap muka, kini harus dilakukan melalui media digital. Masyarakat semakin terbiasa dengan gadget dan terbiasa dengan yang dinamakan work from home, pembelajaran online dan kegiatan lain yang dilakukan dengan memanfaatkan media digital.

Dampaknya, keterlibatan platform media sosial saat ini sangat berpengaruh terhadap dunia informasi dan komunikasi. Media sosial pun juga tak terpisahkan dalam strategi komunikasi di sebuah perusahaan.

Gelombang disrupsi secara cepat dan senyap telah mengubah pola komunikasi yang sudah ada dan menciptakan standar barunya sendiri. Kondisi ini diperparah dengan terjadinya pandemi virus Covid-19, dimana salah satu karakteristik khas masyarakat modern yang mobilitasnya tanpa batas kini dipaksa secara tegas untuk back to the barrier dan saling menjaga jarak fisik antara satu dengan yang lain.

Relasi di masyarakat tidak lagi sama. Tak terkecuali yang juga terjadi dalam dunia usaha. Relasi yang harus dibangun sebuah perusahaan dengan masyarakat di sekitarnya juga sama sekali telah berubah. Interaksi secara online dan real time seketika menjadi tren yang mau tak mau harus diikuti. Sebuah tatanan baru terbentuk dan menjadi standar ‘new normal’ yang berlaku di masyarakat  hari ini.

Tak ayal peran jurnalia  pun sangat menjadi ujung tombak bagi sebuah perusahaan/ institusi atau lembaga di masa pandemi Covid-19 saat ini.  New Media merupakan media yang menggunakan internet, media online berbasis teknologi, berkarakter fleksibel, berpotensi interaktif dan dapat berfungsi secara privat maupun secara publik.

New Media merupakan digitalisasi dari sebuah konsep pemahaman dari perkembangan zaman mengenai teknologi dan sains. Dari semua yang bersifat manual menjadi otomatis dan dari semua yang bersifat rumit menjadi ringkas.

Pandemi Covid-19 yang mendunia juga menjadi tantangan tersendiri bagi dunia media. Kebijakan PSBB, membuat banyak yang harus WFH. Semua sekarang bekerja secara digital.

Untuk itu PWI Jaya bakal menggelar seminar Online bertema “New Media di Era Pandemi dan Jurnalistik Era New Normal”  Rabu (8/7/2020), pukul 14.00-16;00 WIB.
Seminar online ini berusaha memberikan gambaran tentang New Media, kerja jurnalistik dan kaitannya dengan pandemi Covid-19 yang saat ini mewabah.

Dalam seminar ini akan tampil wartawan senior pengurus PWI Jaya yaitu Irmanto (Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jaya/ Mantan Penanggungjawab Antara TV), dan Romi Syahrial, (Jurnalis senior /Dosen Komunikasi). Romi sendiri menggantikan  Dony Winardi (Ketua Seksi Wartawan Pendidikan PWI Jaya/ Mantan Wartawan Tempo dan Tabloid Bola), yang dipandu oleh Budi Nugraha (Kepala Biro Jakarta Harian Suara Merdeka Semarang) dan Ary Julianta Trijaka (Direktur Pemberitaan portal berita Breakingnews.co.id).