BRAKINGNEWS.CO.ID – Akhir Tahun 2018 adalah musim terakhir Dani Pedrosa berkompetisi di MotoGP. Hal tersebut dipastikan usai dirinya menyatakan bakal gantung helm (pensiun) dari ajang balap motor terpopule di dunia yang telah membesarkan namanya dalam kurun waktu 15 tahun lamanya, pada (12/7/2018) jelang perhelatan seri kedelapan di sirkuit Sachsenring, Jerman. Namun demikian, ia mengaku akan tetap berkecimpung di MotoGP dengan kapasitas yang berbeda.

Tak sedikit eks pembalap yang kini justru berkecimpung di MotoGP untuk mengisi jabatan-jabatan penting, salah satunya adalah Loris Capirossi, yang kini menjabat sebagai Safety Advisor MotoGP. Dani Pedrosa, yang memutuskan pensiun akhir musim nanti mengaku ingin melakukan langkah serupa.

"Sulit bagi saya untuk menyatakan apa yang akan saya lakukan di masa depan., tapi jelas saya ingin tetap berada di sini dengan kapasitas lain, karena ini adalah olahraga yang saya cintai," ungkap tiga kali juara dunia ini. Saya sudah berada di sini sejak usia 15 tahun, jadi saya tahu banyak hal soal olahraga ini dan dalam beberapa aspek saya rasa saya masih melakukan sesuatu," ujarnya.

Langkah Pedrosa untuk mengakhir kariernya sebagai pembalap MotoGP pada akhir musim ini, tentu menimbulkan banyak kekecewaan dari berbagai kalangan pencinta MotoGP di belahaan dunia ini, terkhususnya para pengemar setianya, mengingat usia yang baru menginjak 32 tahun dan masih sangat mungkin untuk bersaing dengan para rival-rivalnya saat ini di lintasan. Namun baginya, keputusan yang telah diambil ini merupakaan langkah terbaik untuk mengakhiri karier di MotoGP.

"Saya sudah punya firasat dan kurang lebih juga sudah tahu apa yang akan jadi keputusan final saya. Tapi kesempatan baru datang dan Anda tak pernah harus menutup pintu begitu saja. Lebih baik mengambil keputusan dengan waktu yang tepat, berpikir lebih lama. Tapi akhirnya itulah feeling saya," ujarnya.

"Yang membuat saya ambil keputusan ini adalah gairah balapan. Anda harus menjalani balapan mencapai limit dan saya harus mengerahkan segalanya. Secara realistis, pensiun adalah arah yang harus saya tuju. Saya telah mengerahkan segalanya di dalam dan luar lintasan, dan singkatnya: saya pembalap yang telah memberikan yang terbaik," tutupnya.