BREAKINGNEWS.CO.ID- Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI dan Praktisioner Dunia Pendidikan menggelar diskusi publik bertajuk "Mengorkestrasi pendidikan dengan SDM masa depan" di Ground 57 Coffee, Jl. Hang Lekiu I No 3, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (27/11/2019). 
 
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Golkar, Putri Komarudin mengatakan, pihaknya saat ini ingin menjaring aspirasi dari para praktisi pendidikan. Terutama harapan mereka sehingga bisa diperjuangkan di Senayan. 
 
"Wakil Ketua Komisi X yaitu bu Hetifa, tapi mungkin apa yang menjadi aspirasi dan kita dorong di sana belum maksimal, maka kita ingin mendengarkan tambahan, input dari teman-teman bagaimana kita bisa mendorong reformasi lebih baik," kata Putri. 
 
Apalagi kata Putri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadim Makarim sekarang datang dari kalangan milineal. Untuk itu perlu reformasi pendidikan itu sendiri. 
 
"Beliau juga sudah membuat pidato yang sangat inspiratif kemarin, yang tentunya kita dari partai Golkar juga dorong, dimana beliau mendorong lebih banyak diskusi, guru guru ingin murid-muridnya diberi kesempatan untuk mengajar juga," katanya. 
 
Sementara Wakil Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Satriawan Salim menegaskan, pihaknya terus menyuarakan aspirasi para guru. Serta menyuarakan perbaikan-perbaikan dalam sistem pendidikan yang berkeadilan. 
 
"Kami memang istiqomah untuk menyuarakan aspirasi dari teman-teman guru, kemudian kedua kami juga menyurakan perbaikan-perbaikan dalam sistem pendidikan yang berkeadilan," katanya. 
 
Satriawan berharap kepada Nadim supaya melakukan deregulasi pendidikan dan debirokratisasi pendidikan. "Teman-teman bermasalah dari segi kesejahteraan. Kalau teman-teman baca, jumlah guru di Indonesia 3,1 juta dan separuhnya itu statusnya honorer. Honornya horor," tukasnya.