BREAKINGNEWS.CO.ID -  Tim putra Universitas Padjadjaran (Unpad) memastikan diri melaju ke babak semifinal LIMA Futsal West Java Conference (WJC)  usai memenangi pertandingan atas STIE Ekuitas Bandung. Skor akhir 3-2 mengakhiri pertandingan yang digelar di Mayasari Sport Hall, Tasikmalaya, pada Jumat (11/10/2019)  tersebut.

STIE Ekuitas  membuka gol pada menit keenam babak pertama lewat tendangan Mochamad Iqbal. Namun, Unpad hanya perlu satu menit untuk menyamakan skor melalui sepakan Ery Dwi Antono Riyadi. PAda menit-menit awal ini, Unpad terlihat bermain bertahan dan mengandalkan umpan-umpan pendek, sedangkan STIE Ekuitas bermain menyerang dengan umpan-umpan terobosan. Skor 1-1 menjadi penutup di babak pertama.

Babak kedua, Unpad bermain  lebih menekan.  Hasilnya,  pada menit ke-22, Ery Dwi Antono berhasil merobek gawang STIE Ekuitas untuk kedua kali di pertandingan ini. Skor sementara 2-1 untuk keunggulan Unpad. STIE Ekuitas berusaha untuk mengejar keunggulan lawan, tetapi Unpad menunjukkan pertahanan yang solid. Pada lima menit akhir pertandingan, STIE Ekuitas menerapkan taktik powerplay. Akan tetapi, hal itu dimanfaatkan oleh Unpad untuk memperbesar skor. Tendangan jarak jauh Yosafat Dicky Eka Darmawan pada menit ke-38 berhasil menambah keunggulan Unpad. STIE Ekuitas memperkecil ketinggalan mereka lewat Apep Herman pada menit ke-39.

“Secara permainan, saya sudah cukup puas karena mereka sudah melakukan apa yang diinginkan oleh pelatih. Dengan kemenangan ini, target utama kami untuk ke Nationals sudah tercapai. Selama babak penyisihan ini, kami sudah mempelajari banyak hal untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. Kami ingin menjadi salah satu tim yang membawa Jawa Barat dan nama kampus ke fase Nationals,” kata Muhamad Rheza Pradita, asisten pelatih Unpad.

Di sisi lain, STIE Ekuitas yang berada di peringkat ketiga Pul B, mengatakan akan menjadikan kompetisi tahun ini menjadi pelajaran untuk tahun depan. Agus Setiawan, pelatih STIE Ekuitas, mengatakan, “Pertandingan tadi cukup berat. Awalnya, kami memang menargetkan untuk menang agar memiliki peluang ke Nationals. Namun, hasil akhir berbeda dengan apa yang diharapkan. Secara permainan, saya puas dengan yang diberikan para pemain. Setelah bertanding musim ini, kami mengakui bahwa tim-tim yang berlaga semakin kuat. Hal itu juga yang menjadi pelajaran kami untuk berlatih lebih keras lagi untuk LIMA Futsal tahun depan.”

Dari sector putri, sukses sama juga berhasil direngkuh tim Unpad. Itu terjadi setelah tim kampus Dipati Ukur Bandung ini   memenangi laga atas Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan (STKIP Pasundan) dengan skor tipis 1-0.

Pada babak pertama, tak ada tim yang mencetak gol. Lima kali percobaan tendangan ke arah gawang yang dilakukan STKIP Pasundan belum mampu mengubah kedudukan. Delapan kali shot on target Unpad pada babak ini juga belum bisa menembus gawang lawan.

Perbrianty Wardani menjadi satu-satunya pemain yang menyumbangkan gol. Ia menorehkan gol penentu kemenangan Unpad pada menit ke-32. Unpad berhasil mencetak gol itu setelah melakukan empat kali shot on target.

Di sisi lain, skor tipis menunjukkan perlawanan ketat STKIP Pasundan. Mereka juga beberapa kali melakukan tendangan tepat ke arah gawang lawan.

 “Alhamdulillah kami masih diberikan kemenangan. Pada babak pertama, kedua tim belum ada yang mencetak gol. Saat jeda paruh waktu, kami terus motivasi para pemain. Keinginan kuat untuk lolos ke Nationals yang membangkitkan semangat mereka. Meski kemenangan ini berada di pihak kami, STKIP Pasundan juga bermain dengan baik,” ujar Iriyandi, pelatih Unpad.

Dengan hasil ini, Unpad masih bertahan di posisi kedua klasemen Pul X. Mereka akan menghadapi juara bertahan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada Minggu (13/10).