BREAKINGNEWS.CO.ID - Tim putra dan putri Universitas Surabaya (Ubaya) memperbesar peluang menjadi juara pul setelah menekuk lawan-lawan mereka pada lanjutan babak penyisihan LIMA Basketball Nationals Season 7, Kamis (8/8/2019).

Pada game di Gelanggang Remaja Jakarta Timur  itu,  putra Ubaya mengalahkan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan skor 85-51, sedangkan di sector putri, wakil kota utama Jawa Timur ini menundukkan pendatang baru final nasional  Politeknik Negeri Malang (Poilinema), dengan 77-40.

Putra Ubaya membuka keunggulan dengan empat poin di tiga menit pertama. Namun, UNJ berhasil mengejar keunggulan lawan. Tembakan tiga poin sang kapten, M. Rizky Ruswan Winata, lewat assist Ayuda Rispati Putra mengubah poin menjadi 16-7 yang bertahan hingga akhir kuarter pertama.

Ubaya sempat mempersempit jarak poin di lima menit terakhir kuarter kedua dengan 21-23 poin, dan membalikkan keadaan dengan menutup kuarter ini setelah skor 34-28. Meski kemenangan di tangan Ubaya, UNJ sudah memberikan kemampuan terbaik mereka, mengingat ini merupakan laga kedua mereka di fase Nationals.

Sementara itu, tim putri sudah menunjukkan ketangguhan mereka di kuarter awal. Poin terus ditambahkan hingga mereka berhasil mengikuti jejak tim putra dan mengalahkan Polinema.

Skor terbanyak dari tim putra Ubaya digoreskan oleh Abram Nathan. Ia menyumbang 19 poin dari 85 poin yang dihasilkan kampusnya. Pebasket bernomor punggung 11 ini juga melakukan enam kali rebound dengan tiga kali defensive rebound, lima assist, dan tiga steal.

Di sektor putri, Namira Ramandha unggul dengan 19 poin. Ia juga melakukan tiga kali rebound, assist, dan steal di laga kedua Ubaya ini.

Dengan kemenangan ini, tim putra berada di posisi kedua Pul Awal, sedangkan tim putri berada di puncak klasemen Pul Putih. Keduanya akan sama-sama melawan Universitas Pelita Harapan (UPH) pada Sabtu (10/8). Laga tersebut akan menjadi penentu siapa yang akan menjadi juara pul.

Putra Ubaya berada di posisi kedua klasemen Pul Awal dan akan menantang pemegang posisi puncak klasemen sekaligus juara bertahan LIMA Basketball Nationals, Universitas Pelita Harapan (UPH), pada Sabtu (10/8). Laga tersebut akan menentukan siapa yang akan menjadi juara pul.

Abram berpendapat, “Saya pribadi tidak mementingkan poin terbanyak. Saya lebih memikirkan bagaimana bisa bermain secara tim. Jadi, ini bukan karena kemampuan pribadi saya, melainkan juga kerja sama tim Ubaya sendiri,” ucap Abram.

Sama seperti Abram, Namira juga mengaku bahwa ia bermain untuk tim. “Saya hanya berpikir bahwa kalau saya mencetak poin, tim saya juga yang akan menang. Jadi, saya hanya mencoba untuk bermain dengan bagus agar tim saya bisa memenangi pertandingan,” ucapnya.