BREAKINGNEWS.CO.ID -  Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya memastikan diri melaju ke semifinal sebagai juara Pul A LIMA Volleyball: McDonald’s East Java Conference Season 7 setelah mengantungi kemenangan kedua saat berhadapan dengan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Laga yang digelar di Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang pada Selasa (17/9) tersebut menghasilkan skor akhir 3-0 (25-15, 25-23, 25-20).

UINSA mengawali keunggulan di set pertama dengan skor 25-15. Dari 25 poin tersebut, 18 poin diciptakan oleh para pemainnya. Fitra Cahya Pratama menyumbang lima poin lewat spike. Pemain yang melakukan spike paling banyak adalah Rahmat Hidayatullah dengan enam kali spike. Sayangnya, hanya empat spike yang menjadi poin karena Rahmat melakukan dua kali attack error. Assist terbanyak UINSA ini berasal dari Mochamad Ainul Yaqin. Setter tim Surabaya tersebut memberi umpan 11 kali. Ainul juga melakukan satu kali service ace.

Memasuki babak kedua, tensi permainan meningkat dan membuat perburuan poin berlangsung ketat. Kedua tim saling mengejar poin hingga akhir set. UII juga sudah menunjukkan peningkatan performanya. Namun, keunggulan masih berada di tangan UINSA dengan skor tipis 25-23. Fitra dkk. semakin banyak mengumpulkan poin di set kedua ini. Mereka menghasilkan 21 poin lewat permainan apiknya. Di set kedua ini, giliran Rahmat yang menyumbang angka terbanyak dengan enam poin, sedangkan Ainul kembali melakukan melakukan assist paling banyak dengan 16 kali assist dan satu kali service ace.

UII terus berusaha untuk mengejar keunggulan lawan di set ketiga. Namun, UINSA memastikan kemenangan di laga ini dengan skor 25-20. Di set ini, Rahmat kembali menjadi pencetak skor terbanyak dengan tujuh poin. Poin tersebut ia dapatkan lewat tiga spike, dua kali fake spike, dan dua kali block point. Ainul juga memberikan umpan paling banyak lagi dengan delapan kali assist.

Meski harus mengalami kekalahan, UII sudah melakukan usaha terbaiknya di laga ini. Bahkan, mereka mampu memperkecil selisih poin di set kedua dan ketiga. Dari tiga set, kampus dari Yogyakarta tersebut sudah melakukan 24 kali spike, tujuh kali fake spike, 44 kali assist, dan mengumpulkan 27 poin lewat permainan timnya.

“Alhamdulillah, kami bersyukur diberi kemenangan lagi dan lolos ke semifinal. Dari dua pertandingan ini, tim juga sudah menunjukkan perkembangannya dalam bermain di lapangan. Kami akan melihat permainan lawan lebih dulu sebelum bertanding di semifinal, dan masih akan melakukan latihan rutin untuk persiapan,” ujar Surya Alam Hadi Putra, manajer UINSA.

Pelatih UII, Dedy Rochmad Johan, mengatakan, “Sebagai pelatih, kami memang tidak menargetkan kemenangan di kompetisi pertama ini. Para pemain kami masih mentah. Kematangan dan jam terbang individu juga masih belum bagus dan banyak yang harus diperbaiki. Kompetisi tahun ini akan menjadi evaluasi untuk kami di musim depan. Ke depannya, kami akan tetap berusaha untuk menutupi kekurangan kami sehngga berikutnya akan lebih baik lagi.”

Dengan hasil ini, UINSA dipastikan melaju ke semifinal yang akan berlangsung pada Kamis (19/9). UII, yang masih berada di dasar klasemen, akan menentukan nasibnya lewat pertandingan melawan tuan rumah, UIN Maliki, pada Rabu (18/9). Hasil laga tersebut akan menentukan tim mana yang akan mewakili Pul A melaju ke empat besar bersama UINSA.