BREAKINGNEWS.CO.ID - Kontingen Indonesia masih menempati posisi puncak klasemen ASEAN School Games 2019 dengan perolehan medali sebanyak 75, terdiri dari 31 medali emas, 25 medali perak, dan 19 medali perunggu.

Pada Senin (22/7/2019), Indonesia berhasil menambah 11 emas. Lintasan atletik kembali menjadi ladang emas bagi tim Merah Putih dengan keberhasilan tim estafet 4x100 meter putra dan putri menjadi yang tercepat. Kuartet Raden Roselin, Erna Nuryanti, Diva Aprilian, dan Daniela Elim menjadi yang tercepat di nomor lari 4x100 meter putri dengan catatan waktu 46,83 detik.

"Untuk catatan waktu sebetulnya lebih bagus saat di SEA Youth Filipina, di sana kami pecah rekor remaja dan junior. Di situ kami dapat 46,60 detik," tutur Diva, Senin (22/7). Sementara tim 4x100 meter putra yang diperkuat Riyan Adi, Adit Rico Pradana, Adit Richi Pradana, dan Izrak Udjulu menorehkan waktu 41,13 detik atau unggul 0,22 detik dari Malaysia yang menempati peringkat kedua.

Tidak hanya dari lintasan atletik, arena pencak silat pun juga mempersembahkan emas bagi Indonesia. I Gede Arya Widhyantara menjejak podium tertinggi tanpa harus bertanding. Lawan Arya, Kiadtisak Phuangsan, dari Thailand memutuskan mundur karena cedera di pelipis kiri yang didapat dari laga sebelumnya. "Sebenarnya belum tahu lawan menyerah. Makanya tadi saya sempat pemanasan buat pertandingan. Tetapi pas ingin timbang badan, lawannya baru memutuskan untuk mundur karena mengalami cedera jahit di pelipis," kata Arya.

Mengumpulkan 31 emas, Indonesia unggul lima emas atas Thailand. Negeri Gajah Putih meraih 26 medali emas, 26 medali perak, dan 24 medali perunggu. Sedangkan peringkat ketiga ditempati Malaysia yang mengoleksi 18 medali emas, 22 medali perak, dan 25 medali perunggu.