PADANG - Kekeringan yang melanda dua kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat mendapatkan perhatian yang serius dari PT Semen Padang. Untuk itu, perusahaan semen tertua di Indonesia tersebut mendistribusikan sebanyak 27 ribu liter air bersih. Adapun dua kecamatan yang tengah dilanda kekeringan tersebut yakni Lubuk Begalungg dan Lubuk Kilangan.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang Kiki Warlansyah menyampaikan di Kecamatan Lubuk Begalung daerah yang terdampak kekeringin adalah Kelurahan Kampung Jua, sedangkan di Lubuk Kilangan, yaitu Kelurahan Tarantang dan Baringin. "Di Tarantang dan Baringin, jumlah air bersih yang kami salurkan sebanyak 15 ribu liter. Kemudian di Kampung Jua 12 ribu liter," katanya, Sabtu (10/2/2018).

Menurutnya, penyaluran air bersih tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari BPBD Kota Padang bahwa adanya temuan delapan daerah di kota tersebut mengalami kekeringan. Kedelapan daerah tersebut meliputi Kelurahan Batung Taba Ampalu, Pengambiran, Kampung Baru, Bukit Gado-gado, Batang Arau, Baringin, Tarantang dan Kelurahan Kampung Jua. "Setelah kami berkoordinasi dengan BPBD, kami putuskan untuk mendistribusikan air bersih ke daerah Kampung Jua, Baringin dan Tarantang dibantu 14 orang personel," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengatakan jika dalam dua hari kedepan daerah-daerah tersebut masih mengalami kekeringan maka pihaknya akan menyalurkan kembali air bersih. Namun ia juga berharap hujan segera mengguyur Kota Padang, sehingga daerah terdampak kemarau bisa kembali dialiri air.

Sementara itu, Ketua Forum Nagari Kelurahan Baringin Riki Gusmaidi mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan distribusi air bersih dari TRC Semen Padang. Ia menilai pendistribusian air bersih tersebut meringankan beban masyarakat Baringin termasuk Tarantang dan Kampung Jua.

Ia juga berharap Pemkot Padang tanggap terhadap persoalan kekeringan ini dengan memperbaiki saluran irigasi ke Baringin dan Tarantang yang jebol akibat meluapnya Sungai Baringin pada Maret 2017 lalu. "Kondisi ini diperparah dengan musim kemarau yang mulai melanda Kota Padang. Untuk itu, kami berharap agar Pemko Padang segera memperbaiki saluran irigasi yang rusak. Jika tidak, maka masyarakat akan terus mengalami kekeringan," katanya.