BREAKINGNEWS.CO.ID -  Diduga kuat telah menyalahi aturan dengan melakukan pengaturan skor di laga PSS Sleman melawan Masura FC, PT Liga Indonesia Baru (LIB) atau kantor Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) disegel Satuan Tugas (satgas) Antimafia Bola. 
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono sekaligus Ketua Tim Satgas Mafia Bola membenarkan penyegelan kantor PSSI tersebut. Kata Argo pihaknya menyegel kantor itu pada Kamis malam.
 
"Iya benar, Kamis, 31 Januari 2019 sekitar pukul 22.00 WIB, tim Satgas Antimafia Bola telah melaksanakan penyegelan di kantor Komdis PSSI di Rasuna Office Park," ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (1/2/2019).
 
Argo menambahkan, penyegelan disertai pemeriksaan dilakukan polisi lantaran adanya laporan Manajer Persibara, Lasmi Indaryani bahwa terindikasi kuat pengaturan skor dalam pertandingan.
 
Sementara hingga kini, polisi telah menetapkan 11 tersangka, tujuh di antaranya ditangkap dan sisanya masih di lakukan pengejaran, yakni mantan Anggota Wasit Priyatno, Wasit Futsal Anik Yuni Artika Sari, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, anggota Komisi Disiplin Dwi Irianto alias Mbah Putih, Wasit Persibara Banjarnegara vs Pasuruan Nurul Safarid, Staf Direktur Perwasitan PSSI Mansyur Lestaluhu dan Pemilik Klub PSMP Mojokerto Vigit Waluyo. Sedangkan empat tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO) itu yakni, P, CH, NR, dan DS.
 
Diketahui sebelumnya, Direktur PT LIB Risha Adi Wijaya diperiksa intensif oleh polisi pada Kamis, 3 Januari 2019 lalu. Pemeriksaan mendalam oleh polisi, terkait bagaimana sistem pelaksanaan persepakbolaan di Indonesia. (Tito)