BREAKINGNEWS.CO.ID -   Dua mitra bisnis, PT KBN (Kawasan Berikat Nusantara) dan PT KCN (Karya Cipta Nusantara) yang mengelola kawasan pelabuhan Marunda  sebaiknya  duduk bersama  membicarakan persoalan yang terjadi antar kedua pihak.  Meski pada saat bersamaan proses hukum sedang berjalan di tingkat Mahkamah Agung,  hal tersebut bisa diatasi jika mereka para pihak sepakat menyudahinya di luar meja hijau.

“Dalam masalah hukum ada yang namanya proses mediasi sebagai salah satu jalan untuk menyelesaikan persoalan,”ujar praktisi hukum Ardy Mbalembout SH MH CLA saat dihubungi lewat telepon di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

“Untuk menghentikan persidangan juga sangat mudah. Tinggal layangkan surat untuk penghentian proses perkara yang mereka hadapi.”

Menurut Ardy, langkah mediasi dan rekonsiliasi merupakan pilihan terbaik, karena para pihak yang terlibat bisa membicarakan persoalan secara lebih tenang dan jernih.  “Kalaupun ada angka dan nilai ekonomisnya, tinggal hitung-hitungan saja,”katanya lagi.

Selain  itu juga, karena objek konflik yang disengketakan menyangkut asset negara yang dikuasai oleh salah satu BUMN, yang itu secara tidak langsung menyangkut kepentingan masyarakat, maka mereka semestinya memperhatikan aspek tersebut. “intinya adalah bagaimana kedua belah pihak menemukan kesepakatan yang win-win solution,” imbuh Wakil Ketua umum IPHI(Ikatan Penasihat Hukum Indonesia) ini.

Dalam pandangannya juga, jika ada pihak yang cenderung lebih mendapatkan penyelesaian di meja hakim, maka layak dicurigai ada pihak atau kepentingan lain yang bermain di sana. “Jangan-jangan ada mafia yang mencoba mengambil keuntungan dari konflik tersebut, jika ada yang ngotot memaksakan penyelesaian secara hukum tadi.

Jika itu benar terjadi, maka bukan tidak mungkin hal tersebut akan menjadi preseden buruk untuk pihak lain, dalam hal ini investor dalam dan luar negeri, “Mereka tentu mengikuti dan belajar dari kasus ini, dan menjadi berhati-hati jika hendak menanamkan modal,”kata pria yang juga menjabat selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia Wilayah DKI Jakarta tersebut.

Seperti diketahui,  PT KCN tengah melayangkan kasasi ke Mahkamah Agung atas putusan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi yang menerima gugatan KBN yang sebelumnya telah memenangkan gugatan atas mitra bisnisnya itu pada pengadilan tingkat pertama dan kedua.