BREAKINGNEWS.CO.ID - Dalam penanganan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pihak PT Angkasa Pura selaku pengelola bandara telah menyiagakan angkutan darat berupa bus dengan tujuan Terminal Mengwi dan Pelabuhan Padang Bai bagi calon penumpang yang terdampak penutupan bandara akibat erupsi Gunung Agung. "Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan maskapai untuk menyediakan pusat informasi pelayanan pengembalian uang dan penjadwalan ulang tiket untuk calon penumpang yang sudah memesan tiket," kata Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura I Israwadi, Jumat (29/6/2018).

Menurutnya, penutupan bandara tersebut dilakukan karena abu vulkanik dari letusan Gunung Agung sudah tidak dapat di hindari lagi. Hal itu juga dilakukan demi menjaga keselamatan dan menjaga operasional penerbangan.

Selain itu, dalam menanggulangi kejadian itu pihaknya juga telah bekerja sama dengan pihak terkait seperti Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Direktorat Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan dan AirNav Indonesia guna melakukan pemantauan dan mengevaluasi pergerakan arah angin dan penyebaran abu vulkanik gunung tertinggi di Pulau Bali itu. "Seluruh calon penumpang domestik dan internasional yang terkena dampak akibat penutupan bandara, diharapkan untuk terus memantau status penerbangan Anda melalui pihak maskapai," tuturnya.

Calon penumpang juga dapat mengikuti perkembangan terini dengan menghubungi pusat kontak Angkasa Pura I di 172 atau (0361) 9351011 ekstensi 5055 dan Twitter @AngkasaPura172.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Bali Made Mangku Pastika langsung terjun ke lokasi guna melakukan peninjauan penanganan penumpang pasca erupsi Gunung Agung. "Saya kira penanganan sudah bagus sudah sesuai SOP (standar prosedur operasional)," katanya.

Menurutnya, penanganan yang telah disusun dalam mitigasi bencana tersebut diantaranya menyiapkan angkutan bus gratis khususnya bagi penumpang yang ingin mengalihkan moda transportasinya. Selain itu, Gubernur Pastika mengatakan jika pihaknya juga telah menyediakan armada bus sebanyak 50 unit yang akan mengangkut para penumpang yang terlantar di bandara tersebut secara silih berganti. Ia juga mengatakan jika armada bus yang disediakan masih kurang, Pastika berjanji akan menambah kembali armada bus tersebut yang disiapkan oleh Pemprov Bali dan Pemkab Badung.

Pastika menjelaskan jika bus gratis tersebut disiapkan bagi calon penumpang yang ingin mengalihkan moda transportasinya menuju Surabaya, Jakarta serta Terminal Mengwi dan Pelabuhan Padangbai bagi yang ingin menyeberang ke Pulau Lombok yang bersebelahan dengan Provinsi Bali itu. "Bali dan Badung sudah menyiapkan anggaran tak terduga. Kami melaksanakan SOP yang sudah disusun dan belajar dari tahun lalu," katanya.