BREAKINGNEWS.CO.ID - PSIS Semarang berhasil menahan imbang tuan rumah Bhayangkara FC pada leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia. Bertandang ke Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Selasa (19/2/2019), Laskar Mahesa Jenar bermain seri 1-1.

Sejatinya, PSIS Semarang hampir saja mengunci kemenangan andai Anderson Salles tak mencetak gol pada masa injury time. Tim besutan Jafri Sastra itu unggul lebih dulu melalui gol Bayu Nugroho pada menit ke-47.

Asisten pelatih PSIS Semarang, Dwi Setiawan mengungkapkan, hasil imbang merupakan capaian yang memuaskan bagi timnya. Apalagi, dalam partai tandang ini, timnya tak diperkuat oleh pemain asing dan pemain lokal andalan. Mereka yang absen adalah Ibrahim Conteh, Septian David Maulana dan Jandia Eka Putra.

"Hasil ini sesuai target kami. Walau banyak pemain muda dan bermain tanpa pemain asing, kami dapat mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang. Kami sudah melakukan persiapan yang baik menuju pertandingan ini. Alhamdulillah, hasilnya memuaskan untuk kami," ujar Dwi saat sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Dwi menambahkan, timnya kecolongan pada menit-menit akhir pertandingan. Sehingga, kesalahan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Bhayangkara FC. "Ini akan menjadi evaluasi bagi kami pada laga kedua nanti. Setidaknya, kami memiliki bekal untuk pertandingan di kandang," ucapnya.

Senada dengan Dwi, pemain belakang PSIS, Ganjar Mukti Muhardiyana mengaku puas dengan hasil imbang di PTIK. "Pertandingan tadi saya terma kasih untuk Allah. Alhamdulilah dapat hasil imbang. Terima kasih kepada teman-teman teman. Melawan Bhayangkara FC jadi motivasi lebih untuk saya," ucapnya.

Dengan hasil ini, PSIS sedikit lebih diunggulan untuk lolos ke babak delapan besar. Di kandang, Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan hanya butuh hasil imbang tanpa gol. Sementara Bhayangkara FC, minimal harus menahan dua gol PSIS, atau memenangkan pertandingan. Adapun leg kedua, bakal digelar di Stadion Moch Soebroto, Minggu (24/2).