BREAKINGNEWS.CO.ID – Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berjanji akan terus mendukung dan memperkuat kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas segala kasus korupsi di Indonesia dengan membangun kantor-kantor KPK di berbagai Provinsi dan menambah anggaran.

“Kami akan memperkuat KPK. Kami akan bikin KPK di seluruh Provinsi. Kami akan tambah anggaran KPK dan KPK harus menjadi penegak anti korupsi di Indonesia,”tegas Prabowo dalam depat Capres dan Cawapres pertama yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Kamis (17/9/2019).

Selain memperkuat KPK, Probowo juga menilai jika tingkat korupsi di Indonesia dapat ditekan dengan meningkatkan pendapatan (Gaji) dan tunjangan para birokrat, baik di pusat maupun di daerah-daerah dan dengan pengawasan yang ketat. Hal ini yang menurutnya menjadi akar permasalah utama para birokrat berani melakukan tindak pidana korupsi.

“Akar permasalahannya karena penghasilan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau birokrat itu kurang atau tidak realistis. Kalau saya memimpin negara ini, saya akan memperbaiki semua kualitas hidup birokrat dengan realistis. Kalau bertanya uangnya dari mana? Saya akan tingkatkan teks ratio yang sekarang berada di 10 persen atau lebih renda menjadi 16 persen. Itu artinya kita akan mendapatkan minimal 60 miliar dolar lebih. Dengan demikian saya akan memperbaiki gaji-gaji semua pejabat birokrat dan pejabat penting lainnya,” jelas Probowo.