BREAKINGNEWS.CO.ID - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan gedung Sekretariat ASEAN yang baru di Jalan Sisingamangaraja Nomor 70A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

Dalam sambutannya, Jokowi bercerita soal proses awal pembangunan gedung Sekretariat ASEAN yang baru tersebut. Jokowi menuturkan saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dirinya pernah berdiskusi dengan Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN pada 2012 lalu terkait pemakaian kantor Wali Kota Jakarta Selatan yang lama untuk Gedung Sekretariat ASEAN baru.

"Sejak awal saya memiliki keterikatan pribadi dengan pembangunan ini. Karena itu, saya selalu pantau dari dekat pembangunan gedung ini," kata Jokowi saat memberikan sambutan di Nusantara Hall, Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (8/8). Jokowi menyadari gedung sekretariat baru ini sangat dibutuhkan oleh perkumpulan negara-negara kawasan Asia Tenggara itu. Menurutnya, gedung sekretariat ini dibutuhkan ASEAN untuk menunjang misinya ke depan.

"Dalam 52 tahun ini, ASEAN telah dapat memainkan peran sebagai motor bagi perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan," ujarnya. Mantan wali kota Solo itu mengatakan Indonesia selalu berusaha memfasilitasi ASEAN dalam bekerja secara cepat dan solid serta efektif dan efisien. Ia berharap sebagian besar kegiatan ASEAN sudah selayaknya dilakukan di gedung sekretariat yang baru itu.

"Hal ini akan mempengaruhi secara drastis biaya perjalanan yang harus dikeluarkan, terutama oleh Sekretariat ASEAN, dan juga para wakil tetap ASEAN," tuturnya. "Uang perjalanan yang dibelanjakan selama ini dapat digunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat dalam kegiatan ASEAN lainnya," kata Jokowi melanjutkan.

Usai memberikan sambutan, Jokowi lantas menandatangani prasasti peresmian Gedung Sekretariat ASEAN yang baru tersebut. Hadir dalam acara peresmian ini Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi dan para menteri luar negeri negara ASEAN. Peresmian Gedung Sekretariat ASEAN yang baru ini juga bertepatan dengan hari jadi ASEAN yang ke-52 tahun. ASEAN dibentuk oleh lima negara pendiri, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok, pada 8 Agustus 1967 silam.