JAKARTA – Acara buka puasa bersama tidak hanya dilakukan di negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Di Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump juga menggelar acara buka puasa bersama yang turut dihadiri oleh Wakil Presiden AS, Mike Pence serta Penasihat Kepresidenan Jared Kushner pada Rabu (6/6/2018).

Buka bersama yang dikemas sama seperti jamuan makan malam sesuai tradisi Barat dan menjadi yang pertama diadakan Trump sejak menjabat sebagai presiden turut mengundang duta besar negara-negara berpenduduk mayoritas muslim, seperti Indonesia, Arab Saudi, Yordania, negara Timur Tengah, dan lainya. Pada saat menyampaikan pidato pembuka, Donald Trump menuturkan buka bersama sebagai "Tradisi sakral salah satu agama terbesar di dunia."

"Malam ini ketika kita menikmati makan malam yang luar biasa di Gedung Putih, mari kita berusaha untuk mewujudkan rahmat dan niat baik yang menandai musim Ramadan," kata Trump kepada peserta. "Mari kita berdoa untuk perdamaian dan keadilan. Biarkan nilai-nilai ini membimbing kita saat bekerja sama untuk membangun masa depan yang cerah dan makmur, yang menghormati dan memuliakan Tuhan," lanjutnya.

Selama makan malam, Trump juga menyerukan kerja sama di Timur Tengah. Presiden ke-45 AS tersebut menuturkan sangat menikmati perjalanannya tahun lalu ke Arab Saudi, serta menyampaikan pemerintah sudah "membuat banyak kemajuan" pada hubungan di Timur Tengah pada tahun lalu. "Hanya dengan bekerja sama kita bisa mencapai masa depan kemakmuran dan keamanan bagi semua," kata orang nomor satu AS itu.