BREAKINGNEWS.CO.ID - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahyono, memprediksi Kroasia akan mampu mengalahkan Prancis pada final Piala Dunia 2018 di di Luzhniki Stadium, Moskow, Minggu (15/7/2018) malam WIB. Menurutnya, selain memiliki skuat yang merata dari seluruh lini, The Blazers mempunyai semangat juang yang tinggi. Hal itu bisa terlihat ketika mereka tiga kali bangkit dari babak 16 besar hingga ke final.

Kroasia jadi negara pertama yang terhindar dari kekalahan setelah tertinggal lebih dulu dalam tiga pertandingan di fase knockout dalam satu Piala Dunia melawan Denmark dan Rusia di 16 besar dan perempatfinal, Luka Modric dan kawan-kawan juga lebih dulu kebobolan. Kedua laga tersebut bahkan harus dituntaskan lewat adu penalti. Terakhir, pada partai semifinal, Kroasia juga tertinggal lebih dulu oleh Inggris, sebelum akhirnya mereka membalas oleh dua gol dari Ivan Perisic dan Mario Mandzukic. "Saya lebih memilih Kroasia. Seimbang sih tapi mungkin 1-0 untuk Kroasia," ujar Teddy kepada Breakingnews.co.id di kantor Kemenpora, Jakarta, Sabu (13/7).

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahyono
(Foto: Robbi Yanto/breakingnews.co.id)

Menurutnya, Kroasia akan mebuat sejarah dengan meraih juara Piala Dunia untuk pertama kalinya. "Feeling saya begitu. Karena sudah di final, yang sebelum-sebelumnya mereka tak pernah sejauh ini. Mereka bakal habis-habisan dan membuat rekor baru di Piala Dunia," ungkap Teddy.

Sementara itu, ditemui di tempat berbeda, bek Persib, Henhen Herdiana berbeda pilihan dengan Teddy Tjahyono. Pemain 22 tahun itu justru di kubu bersebelahan, alias menjagokan Prancis yang keluar sebagai juara Piala Dunia 2018. "Alasannya, karena Prancis memiliki pemain-pemain yang berkualitas. Khususnya adalah Kylian Mbappe yang menjadi pemain idola Henhen. Prediksi Henhen menang tipis 2-1," ujar Henhen.

Bek Persib, Henhen Herdiana (Foto: Robbi Yanto/breakingnews.co.id)

Di sisi lain, meskipun Teddy dan Henhen beda pilihan. Akan tetapi keduanya menjagokan tim yang sama di Piala Dunia yakni Belgia. Akan tetapi, Eden Hazard dan kawan-kawan tersisih di babak semifinal setelah dikalahkan Prancis 1-0. Teddy dan Henhen tak memungkir bahwa mereka sempat dibuat kecewa setelah kegagalan pasukan Roberto Martinez itu.