BREAKINGNEWS.CO.ID- Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf meminta Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi supaya menyiapkan debat perdana yang akan dihelat pada Kamis (17/1/2019) mendatang dengan baik. Jangan sampai debat perdana tersebut nantinya diisi dengan materi hoax atau fitnah. 
 
Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf dari Fraksi NasDem, Johnny G Plate menanggapi manuver politik BPN yang menyebutkan bahwa Prabowo akan mundur sebagai Capres apabila proses pemilu curang. 
 
"Yang penting siapkan debat dengan baik dan jangan sampai debat perdana nanti diisi lagi dengan hoax dan fitnah. itu yang penting," ujar Johnny kepada BreakingNews.co.id, Senin (14/1/2019). 
 
Masyarakat kata Johnny yang juga Sekjen Partai NasDem ini memerlukan informasi akurat. Hal tersebut kata Johnny supaya masyarakat bisa menggunakan dengan informasi dan pendidikan politik yang memadai. 
 
"Masyarakat perlu informasi yang akurat sehingga mereka menggunakan hak pilihnya dengan informasi dan edukasi yang memadai. Agar demokrasi kita bisa naik kelas kualitasnya, naik tingkat," tegasnya. 
 
Diketahui, ancaman kubu Prabowo untuk mundur dari Pilpres 2019 disampaikan oleh Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso
 
Menurut Djoko Santoso, Prabowo akan mengundurkan diri dari Pilpres 2019 bilamana tedapat potensi kecurangan di Pilpres 2019. Awalnya Djoko Santoso menyampaikan soal perjalannya dari Jawa Barat sampai ke Jawa Timur.
 
Namun Djoko Santoso mengaku harus segera kembali karena Prabowo akan menyampaikan pidato kebangsaan pada Senin (14/1/2019). Dalam pidatonya, lanjut Djoko Santoso, Prabowo akan menyampaikan mundur dari kontestasi Pilpres 2019 jika ada potensi kecurangan.
 
"Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato kebangsaan. Memang supaya tidak terkejut barangkali, kalau tetap nanti disampaikan Prabowo Subianto, pernyataan terakhir Prabowo Subianto adalah kalau memang potensi kecurangan itu tidak bisa dihindarkan, maka Prabowo Subianto akan mengundurkan diri," kata Djoko Santoso.