BREAKINGNEWS.CO.ID - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate yang juga sekaligus menjadi ajang Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) 2019 telah berakhir, Rabu (6/11/2019) di Hall A Basket, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Kontingen karateka DKI Jakarta keluar sebagai juara umum.

Tim DKI Jakarta secara keseluruhan merebut total delapan medali dengan rincian 4 medali emas, 2 medali perak dan 2 medali perunggu.

Posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan raihan 3 medali emas, 1 medali perak, 5 medali perunggu, kemudian diikuti Sulawesi Selatan di urutan ketiga dengan perolehan 2 medali emas, 2 perak 2 perunggu.

Sumatera Utara (Sumut) menyusul di tempat keempat dengan raihan 2 medali emas, 1 perak, 2 perunggu. Posisi kelima diraih Lampung setelah meraih 1 medali emas, 3 perak, 1 perunggu. 

Sementara Banten berada di posisi keenam dengan meraih 1 medali emas, 1 perak diikuti Bali di posisi ketujuh dengan 1 keping emas.

Kejurnas yang berlangsung mulai dari 4 hingga 6 Nopember 2019 ini ditutup secara resmi oleh sekretaris Jenderal Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Sekjen PB Forki) Raja Sapta Ervian. 

Dalam sambutannya Sekjen PB Forki Raja Sapta Ervian menuturkan nantinya para peserta yang lolos dengan peringkat 1-8 di setiap nomor kejurnas Pra-PON, berhak untuk tampil mewakili daerahnya di PON XX 2020 Papua. 

Raja Sapta Ervian juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pengprov yang telah mengirim atletnya di Kejurnas ini.

Dalam kesempatan itu, Raja Sapta juga mengapresiasi serta berterima kasih kepada Pengprov PB Forki DKI Jakarta yang telah bekerja keras atas suksesnya kegiatan ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pengprov PB Forki DKI yang sudah bekerja keras mensukseskan Kejurnas dan Pra-PON 2019 ini,” pungkas Raja Sapta.

Raja Sapta berpesan agar atlet atau Provinsi yang belum bisa meloloskan atletnya di PON 2020 agar jangan berkecil hati. 

”Kegagalan ini justru dijadikan cambuk untuk memperbaiki diri agar ke depan bisa mencapai hasil maksimal,”katanya.