JAKARTA - PPP menanggapi politikus senior PAN Amien Rais yang dipolisikan terkait ucapan partai setan dan partai Allah. PPP menilai pelaporan itu menjadi pelajaran bagi setiap orang dalam bertindak. Soal pelaporan Amien ini, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera justru memberi kritik. Mardani mengatakan tindakan mempolisikan Amien sebagai suatu hal yang buruk serta mematikan ruang demokrasi.

Namun Wasekjen PPP Achmad Baidowi tidak sependapat dengan Mardani. "Saya kira ini negara hukum, maka prosedur hukum merupakan hal yang biasa. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dalam bertindak," ujar Wasekjen PPP Achmad Baidowi, Senin (16/4/2018). Menurut dia, demokrasi bukanlah berarti bertindak sebebas-bebasnya. "Tetap harus ada koridor hukum yang harus dihormati," kata Baidowi.

PPP meminta seluruh pihak menghormati hukum. Dia menyerahkan proses hukum Amien pada kepolisian. "Mengenai apakah laporan terhadap Pak AR memenuhi unsur pidana atau bukan, itu menjadi kewenangan penyidik kepolisian," sebutnya.

Sebelumnya, Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi melaporkan Amien ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/2070/IV/2018/PMJ/Ditreskrimsus. Dia melaporkan Amien dengan tuduhan tindakan pidana ujaran kebencian SARA serta penodaan agama lewat media sosial. Seperti pasal 28 ayat 2, UU ITE, dan atau pasal 156 a KUHP.

Polisi belum menjadwalkan untuk memanggil Amien. Polisi masih tetap mempelajari laporan terhadap Amien. "Ya kemarin benar ada laporan. Saat ini masih diteliti, diselidiki," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.