BREAKINGNEWS.CO.ID -  Penurunan jumlah perolehan kursi DPR RI Partai Golkar yang hanya berada di angka 85 disebut sebut menjadi kegagalan Airlangga Hartato sebagai ketua umum. Beberapa pihak mendesak percepatan Munas partai beringin tersebut, mereka memperkirakan bahwa persiapan akan dimulai usai Lebaran atau pada pertengahan Juni nanti.

Menanggapi hal tersebut Abdul Aziz, Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) memberikan tanggapan bahwa Munas Partai Golkar mau tidak mau memang harus terjadi di tahun ini untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan Partai Golkar yang terjun bebas dibawah kepemimpinan Airlangga Hartarto.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa masa bhakti kepengurusan Ketum Airlangga akan selesai pada tahun ini, yang jadi perdebatan di internal adalah bulan apa Munas itu harus dilakukukan. Namun bagi kami, evaluasi menyeluruh terhadap perolehan suara partai yang menurun ini harus dilakukan secepatnya, dan sarana yg paling tepat untuk itu adalah Munas itu sendiri” ujarnnya di Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Terkait isu yang berkembang bahwa telah terjadi kosolidasi 25 DPD I dan II untuk mempercepat Munas, Abdul Aziz memberikan penjelasan bahwa hal itu sangat mungkin terjadi

“Kemungkinan besar ya, karena peran DPP saat pileg kemarin dirasakan sangat minim di daerah bahkan nyaris tidak ada, maka berdasarkan evaluasi dan masukan dari ketua ketua PD AMPG di daerah bahwa percepatan Munas sudah mutlak untuk segera dilakukan”sambung Abdul Aziz.

“Oh, kalau elit elit golkar di atas kan sekarang masih wait and see, yang jelas selama ini Golkar sangat fair dalam memberikan evaluasi terhadap pimpinan, kalau dinilai gagal ya pasti kita dorong agar Ketum Airlangga diganti dalam Munas nanti” pungkasnya

“kami PP AMPG sebagai sayap partai akan tetap straight menyuarakan percepatan Munas ini demi mengembalikan kejayaan partai” tutupnya