BREAKINGNEWS.CO.ID - Persija Jakarta menjadi lawan uji tanding bagi Korea Selatan U-23. Pertandingan itu digelar di Stadion PTIK Jakarta, Kamis (21/6/2018), dan berakhir 3-1 bagi kemenangan Tim Ginseng.

Uji coba ini bisa dibilang dadakan bagi tim asuhan Stefano 'Teco' Cugurra. Karena, mereka baru saja berkumpul setelah jeda Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah. Bagi Korea Selatan, pertandingan ini merupakan pemanasan mereka menjajal Timnas Indonesia U-23 di Stadion Pakansari, Kab. Bogor pada Sabut (23/6).

Pertandingan yang dimulai pukul 18;00 WIB itu berakhir bagi kunggulan tim tamu 3-1. Satu gol dari Persija dicetak oleh Marko Simic melalui tendangan bebas dari jarak 25 meter.

Menariknya, pada pertandingan itu, pelatih Stefano Cugurra juga menurunkan penjaga gawang Andritany Ardhyasa yang sudah dua bulan menepi akibat cedera pada bagian wajah saat memperkuat Timnas Indonesia U-23 proyeksi Asian Games pada turnamen PSSI Anniversary.

Bagi Teco, hasil dari uji coba ini tidak begitu penting. Yang ingin dilihatnya adalah sejauh mana kemampuan pemain lapis kedua tersebut bisa berkontribusi untuk tim. "Sejak kemarin kita sudah berlatih pagi dan sore. Lalu, pada pertandingan ini, saya ucapkan kepada mereka untuk bermain lepas dan maksimal. Setelah itu, baru saya akan memberikan evaluasi untuk mereka," kata Teco saat ditemui setelah pertandingan.

Akui Keunggulan Korea Selatan

Persija memang turun dengan kekuatan lapis keduanya. Di sana tidak ada nama-nama seperti Jaimerson, Maman Abdurahman, Ismed Sofyan, Novri Setyawan, Riko Simanjuntak, Rezaldi Hehanusa, dan Ramdani Lestaluhu. Diakui Teco, hal ini ia lakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki para pemainnya tersebut. Pada pertandingan ini, saya ucapkan kepada mereka untuk bermain lepas dan maksimal. Setelah itu, baru saya akan memberikan evaluasi untuk mereka," kata Teco saat ditemui setelah pertandingan.

Di sisi lain, Teco mengakui keunggulan Korea Selatan yang menurutnya bermain lebig disiplin "Mereka (Korsel) punya disiplin yang bagus. Mungkin tidak semua pemain mereka mainkan tadi. Tapi saya lihat, mereka main menekan pada babak pertama, lalu mereka punya kombinasi pemain satu-dua yang bagus," jelasnya.