BREAKINGNEWS.CO.ID - Tiga pelaku perampokan spesialis minimarket Alfamart di Ciater Barat, Kelurahan Rawabuntu, Kecamatan Serpong, Tangerang, diciduk aparat Polsek Serpong Tangerang. Ketiga pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda di wilayah Bogor dan Semarang pasca aksi perampokan yang terjadi pada 22 Juni 2018 lalu.  "Ketiga pelaku sudah berhasil kami tangkap, saat ini telah diamankan di Mapolsek Serpong," ujar Kompol Deddy Kurniawan, Kamis (12/7/2018).

Ketiga pelaku diciduk polisi berdasarkan ciri-ciri yang diamati dari kamera pengawas Circuit Closwd Television (CCTV). Ketiga pelaku yang mengendarai dua sepeda motor tiba di pelataran toko waralaba yang sedang tidak ada pembeli. Dua pelaku mengenakan topi dan masker untuk menutupi sebagian wajahnya, sementara satu pelaku mengenakan switer berwarna abu-abu.

Dalam aksinya, ketiganya langsung memasuki toko yang dijaga oleh dua karyawan. Satu diantara pelaku mengenakan jaket hitam dan topi hitam, langsung mendatangi kasir. Karyawan toko yang tak menduga jika mereka merupakan kawanan perampok, ditodongkan senjata api jenis air soft guns.

Di suasana lainnya, satu pelaku yang mengenakan switer abu-abu mengeluarkan samurai dan menggelandang karyawan untuk menunjukkan lokasi berangkas uang. Karyawan itu digelandang oleh dua pelaku, sementara satu pelaku lainnya langsung menggasak uang di kasir.  

Kedua korban tak berkutik karena diancam senjata api jenis air soft guns dan samurai. Kedua pelaku langsung memaksa salah satu korban untuk membuka brankas dan menggasak uang, sementara satu korban lainnya berdiri tak berdaya dengan mengangkat kedua tangannya. 

Aksi ini terbilang cepat. Hanya dalam hitungan menit, para pelaku menggondol semua uang di toko tersebut. Pada kamera CCTV terekam ketiganya tampak santai meninggalkan lokasi. Bahkan, mereka sempat berpapasan dengan seorang pembeli yang tampak keheranan karena tak mendapatkan karyawan toko di area kasir maupun di dalam toko.

Kasus itu sendiri berhasil diungkap polisi setelah mendapatkan info kejadian. Selanjutnya polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil meringkus tiga pelaku yang berdomisili sebagai warga Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Yakni, IN (21), RA (21), dan MU (20) pada Selasa (5/7/2018). "Kemudian kami kembangkan, kemarin, dua pelaku lainnya berhasil kami tangkap dipersembunyiannya di Semarang," tambahnya.

Polisi juga menyita barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi. Juga celana panjang krem, sweter abu-abu dan sepatu hitam, tas selempang yang dipakai salah satu pelaku sebagaimana terekam dalam CCTV.

Adapun barang bukti lainnya adalah Honda Vario Tecno warna hitam nopol F 4232 RH, Honda Beat warna merah putih nopol F 6079 FBE, senjata api jenis air soft gun, satu kotak plastik kecil berisi butiran peluru gotri air soft gun dan uang tunai Rp3 juta. Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP. "Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara," tukas Kapolsek.