JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan jika pihaknya hingga saat ini belum mendapatkan informasi soal ada atau tidaknya keterkaitan mahasiswa Universitas Riau (UNRI) dengan jaringan terorisme yang ditangkap oleh Densus 88 dan Polda Riau pada Sabtu (2/6/2018). "Sekarang sedang didalami oleh penyidik, nanti akan disampaikan kalau sudah dapat keterangannya," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Minggu (3/6/2018).

Namun, dirinya menegaskan jika ketiga orang yang diamankan oleh petugas tersebut bukanlah mahasiswa dari kampus tersebut. Ketiganya merupakan alumni kampus UNRI. Tak sampai disitu, salah satu dari ketiga orang tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni MNZ (33). Tersangka diduga menyimpan bom pipa dalam kondisi siap meledak dan bahan peledak di Gelanggang Mahasiswa UNRI.

MNZ juga ahli dalam membuat bom. Dia merupakan jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD). Selain itu dari hasil penyidikan Polri juga ditemukan keterkaitan antara MNZ dengan terduga teroris yakni Polis alias Iba yang ditangkap pada 19 Januari 2016. "Ini tiga-tiga nya (orang yang ditangkap) adalah alumni," kata Setyo. "Sampai saat ini belum ada informasi (adanya mahasiwa aktif yang ikut terkait dengan MNZ)," imbuhnya.