BREAKINGNEWS.CO.ID - Polres Metro Jakarta Barat tengah merampungkan berkas perkara kasus narkotika yang menjerat komedian Reza Bukan. Dua minggu sejak Reza Bukan ditangkap, penyidik Polres Jakarta Barat belum juga merampungkan berkas perkara kasus itu. 

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Friendriz kepada wartawan mengatakan, pihaknya masih memproses perampungan berkas kasus Reza Bukan. "Oh, itu masih proses belum, belum (belum siap sidang) kita masih pemberkasan," ujar Erick saat dihubungi BREAKINGNEWS.CO.ID, Kamis (19/7/2018).

Erick menyatakan dalam waktu dekat pihaknya akan merampungkan berkas perkara kasus narkoba Reza Bukan agar kasus ini bisa segera disidangkan. "Ya akan kita usahakan secepatnya. Ini kan masih pemberkasan dulu, baru nanti diserahkan ke Kejaksaan," tuturnya.

Erick menyebutkan saat ini Reza Bukan dalam kondisi baik. Dia menyebutkan, Reza beberapa kali dijenguk oleh keluarganya, meski tak setiap hari. "Ada, ada. Pengacaranya juga. Nggak tiap hari, tapi ada lah," terangnya.

Sebelumnya, artis sekaligus komedian Reza Bukan ditangkap oleh satuan narkoba Polres Jakarta Barat pada Sabtu (30/6/2018)  terkait narkoba.

Reza ditangkap tepat pukul 02.00 WIB di kediamannya, Casa Jardin, Blok F 8/6, RT 007/099, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Reza Bukan ditangkap saat baru pulang mengisi acara di salah satu stasiun televisi. Lantas pihak kepolisian langsung menggeledah rumahnya.

"Ditangkap di kediaman beliau. Hari Sabtu dini hari setelah beliau pulang kerja dari salah satu stasiun televisi. Kami periksa di rumah," kata Erick.

"Hasil cek urinenya saat itu kan negatif. Walaupun negatif, dia sudah masuk unsur memiliki dan menguasai,"

Erick menambahkan, saat proses penangkapan di kediamannya, Reza tidak tengah menggunakan sabu. Penyidik sempat mengatakan bahwa Reza ditangkap saat dirinya baru selesai mengisi acara di salah satu stasiun televisi. Namun hingga saat ini, polisi masih menahan presenter berusia 37 tahun itu, lantaran terbukti memiliki barang haram tersebut.