BREAKINGNEWS.CO.ID -  Tim futsal Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Samarinda berhasil mengamankan posisi puncak klasemen setelah mengalahkan tuan rumah Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT Migas) Balikpapan dengan skor 8-1.  Sebaliknya, dengan kekalahan pada  laga yang berlangsung di Auditorium STT Migas Balikpapan,  Selasa (29/10/2019)  itu,  mengharuskan  STT Migas untuk memenangi pertandingan berikut agar bisa merebut satu tiket ke final nationals. Itu terjadi karena dari hasil ini mereka terpaksa turun ke posisi lima klasemen sementara.

Ini menjadi kemenangan ketiga Politani, setelah dalam dua pertandingan terdahulu juga mencatat hasil maksimal, pertama kemenangan atas  Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur dengan skor 7-3 dan Universitas Mulia Balikpapan dengan skor 9-1.

Sementara STT Migas  baru mencatat satu  kemenengan  dan dua kali kalah. STT Migas berhasil menang atas Politeknik Negeri Balikpapan dengan skor 4-3, kalah dari Universitas Balikpapan dan Universitas Mulia Balikpapan dengan skor sama yaitu 2-3.

Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Samarinda bermain dengan formasi 1-2-1 sedangkan Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT Migas) Balikpapan menggunakan formasi 2-2. Pada menit kedua, Politani hampir mencetak gol lewat tendangan Argi Sulfitra, tetapi bola masih mengenai mistar gawang STT Migas. Politani bermain menyerang dengan mengandalkan area sayap sedangkan STT Migas masih bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Pada menit ke-17, Politani berhasil mencetak gol lewat umpan cantik student-athlete Aloysius Abel Dorage yang dimanfaatkan Diaz Christi Sarijaya. Politani kembali menambah skor lewat serangan balik cepat Aloysius Abel pada menit ke-18. Politani menjauh setelah pada menit ke-19, Aloysius Abel kembali mencetak gol setelah berhasil mengecoh kiper STT Migas, Ahmad Zakaria. STT Migas berusaha untuk mengejar keunggulan lawan, tetapi Politani menampilkan pertahanan yang baik. Skor  3-0 untuk keunggulan Politani mengakhiri babak pertama.

Di babak kedua, STT Migas bermain lebih menyerang dan berusaha memotong aliran bola Politani. STT Migas mengubah formasi mereka menjadi 1-3 sedangkan Politani tetap bertahan dengan formasi awal mereka. Pada menit ke-25, Politani kembali menambah keunggulan mereka lewat Argi Sulfitra. Politani semakin menjauh, kali ini Christian Tappang Rara mencatatkan namanya di papan skor.

STT Migas terus memberikan tekanan kepada pertahanan Politani. Pada menit ke-36, Imanuel Dwindah S.R. berhasil mencetak gol untuk tuan rumah. Student-athlete Politani, Aloysius Abel Dorage, mencetak hattrick di pertandingan ini dengan gol pada menit ke-37. Politani kembali menjauh setelah Argi Sulfitra mencetak gol keduanya di pertandingan ini pada menit ke-39 dan Aprianto Samwin Jaya pada menit akhir pertandingan. Skor akhir 8-1 untuk kemenangan Politani.

Pemain Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT Migas) Balikpapan, Yopie Agustian Seno Baan, mengatakan “Kami kalah dari segi stamina dan pengalaman. Kami akan lebih bersemangat untuk mendapatkan poin di pertandingan selanjutnya dan berusaha menjaga nama baik kampus kami.”

Pelatih Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Samarinda, Yudhabarata, mengakui bahwa pertahanan yang ditunjukkan oleh STT Migas sempat membuat para pemain Politani sulit untuk mencetak gol. “Pertandingan ini sangat menegangkan. Tim Politani mengalami kebuntuan karena STT Migas menunjukkan pertahanan yang solid. Kami melakukan rotasi pemain untuk memecah kebuntuan tersebut, dan akhirnya mampu melakukannya. Kami senang pihak kampus memberikan kemudahan bagi kami dan menunjukkan antusiasme yang tinggi,” ujarnya.