BREAKINGNEWS.CO.ID - Polda Metro Jaya telah menetapkan 10 tersangka dalam kasus pembajakan truk tangki Pertamina. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono menuturkan, 10 tersangka memiliki peran berbeda-beda ketika beraksi.

"Intinya, bahwa yang namanya pembajakan kan ada yang menyetop, ada yang mengawal, dan ada juga yang mengambil alih sopir. Ada semuanya yang dibawa ke mana," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/3/2019).

Argo mengaku tidak hafal nama-nama yang menjadi tersangka atas kasus tersebut, namun yang pasti, sudah 10 orang ditangkap sebagai tersangka.

"Inisialnya saya gak hafal, nanti saya cek kembali," ujarnya.

Argo belum bisa memastikan adanya tersangka baru dalam kasus ini. Dia menjelaskan, penetapan tersangka merupakan wewenang penyidik.

"Semua tergantung penyidik. Kita lihat dari pengembangannya, kalau ada yang ikut serta disitu, pasti nanti akan dilakukan pemanggilan kembali," ujarnya.

Senin (18/3) pagi lalu, sekitar pukul 05.00 WIB, dua truk tangki dibajak anggota Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) di pintu tol Ancol dan pintu tol Podomoro. Kedua truk tangki berisi biosolar sebanyak 32.000 kiloliter tersebut kemudian dibawa ke lokasi unjuk rasa SP-AMT di depan Istana Presiden, Jakarta Pusat.