BREAKINGNEWS.CO.ID - Jajaran Reskrim Polsek Tanjung Duren meringkus pelaku perampokan bermodus pedagang asongan dengan inisial tersangka ‘SS’ (32) yang sebelumnya dikabarkan beraksi di dalam Tol dalam kota arah Tomang – Pluit, Jakarta Barat, Kamis (21/3/2019).

Kapolsek Tanjung Duren, Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Lambe Patabang Birana mengatakan pelaku berhasil ditangkap disebuah lahan kosos belakan Mall Taman Anggrek, penangkapan terhadap pelaku berdasarkan penelusuran polisi yang di bantu dengan korban yang mendeteksi HPnya yang dicuri pelaku.

Lambe menjelaskan peristiwa tersebut terjadi bermula saat korban HF dan JM yang merupakan warga Serang, Banten hendak menengok temannya yang sakit di RS Islam Sukapura, Cilincing.

Awalnya HF dan JM warga Serang, mau mengarah ke RS Islam Sukapura, Cilincing dengan mengendarai mobil. Karena dari luar Jakarta, korban tidak hafal dengan jalanan Ibukota lalu keluar di pintu Tol Tomang Jakarta Barat.

Sewaktu berada di Lampu Merah Tomang (TKP), korban bertanya dengan pedagang asongan yaitu pelaku SS (32) arah jalan menuju Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

“Adapun pelaku SS (32) berpura pura menjadi pedagang asongan di Lampu Merah pintu keluar Tol Tomang Jakarta Barat, untuk mencari korbannya, orang dari luar Jakarta yang kebingungan mencari arah.” ujar Lambe dikonfirmasi, Jumat (23/3/2019).

Sewaktu korban menanyakan arah jalan kepada pelaku SS (32), lalu pelaku SS (32) menjelaskan bahwa korban salah arah dan pelaku SS (32) menawarkan diri untuk membantu korban menuju pintu tol Tanjung Priok.

“Selanjutnya setelah korban diajak muter-muter oleh pelaku SS (32), korban dan pelaku SS (32), sampai lah di Turunan Fly Over Tol dalam kota seberang Mall Taman Anggrek, Grogol Petamburan, Jakarta Barat (TKP) karena dari pernyataan pelaku sudan sampai di pintu tol menuju Tanjung Priok.” ujarnya.

Setelah itu Korban memberikan uang Rp. 50.000,- sebagai ucapan terima kasih kepada pelaku SS (32). Namun pelaku SS (32) menolak dan dianggap meledek kepada pelaku SS (32).

“Lalu dikasih lagi Rp50.000,- namun pelaku SS (32) juga tidak mau menerima dan masih dianggap meledek pelaku SS (32), lalu sampai ditambah uang Rp. 200.000,- pelaku SS (32) juga tidak mau menerima dengan alasan uang yang korban beri tidak cukup untuk membayar taksi.” ujar Lambe.

Pelaku SS (32) masih meminta tambahan uang, korban pun tidak memberikannya dengan alasan korban sudah kehabisan uang, Kemudian pelaku SS (32) mengancam korban dengan menongolkan sebilah golok dari kantong jaket sebelah kanan pelaku SS (32).

“Korban pun memberikan semua uang nya dengan total Rp300.000,- dan pelaku SS (32) juga mengambil secara paksa 1 (unit) handphone merk Advan I 6 milik korban dan setelah itu pelaku SS (32) keluar dari mobil langsung melarikan diri.” ucapnya.

Usai kejadian tersebut, koban langsung melaporkan kejadian ke Polsek Tanjung Duren, esok harinya pelaku berhasil ditangkap.

“Selain amankan pelaku, kamu juga mengamankan barang bukti berupa 1 (unit) handphone merk Advan I 6 milik korban.” ujarnya.

“Untuk Pelaku kita jerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara” ujarnya.