BREAKINGNEWS.CO.ID - Kepolisian menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas di kawasan Gedung DPR/MPR mengingat adanya rencana unjuk rasa oleh elemen mahasiswa di sana.

Namun, polisi menegaskan rekayasa lalin akan dilakukan mengikuti perkembangan di lapangan atau dengan kata lain bersifat situasional. Apabila kondisi di lapangan mendesak maka pengalihan lalin akan dilakukan. Namun sebaliknya, jika dirasa tak perlu maka tidak akan diterapkan.

"Tapi penerapannya situasional," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M.Nasir saat dikonfirmasi, Senin (23/9/2019).

 Nasir menjelaskan dalam rekayasa lalin yang mereka siapkan, maka pintu tol dekat Gedung DPR terpaksa ditutup dulu. Nantinya kendaraan dalam tol yang hendak keluar di pintu tersebut dialihkan ke pintu tol selanjutnya. Kemudian, Nasir menyebut beberapa ruas jalan di sana juga akan dialihkan.

"Out ramp (pintu keluar) tol depan DPR ditutup," kata dia.

Berikut ini rekayasa lalin yang disiapkan:

1. Penutupan di fly over Ladogi diarahkan ke Gerbang Pemuda.

2. Gerbang Pemuda ke kiri ditutup diputarbalikan ke Gerbang Pemuda.

3. Arah dari Jalan Asia Afrika yang ke Gerbang Pemuda diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar.

4. Lalin belakang gedung DPR dialihkan ke kiri ke Jalan Tentara Pelajar.