BREAKINGNEWS.CO.ID - Program Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik dapat membantu dalam mencari pelaku kriminalitas selain menindak pelaku pelanggaran lalu lintas. Ketajaman kamera pada ETLE banyak membantu kepolisian dalam mengungkap berbagai kasus kejahatan di jalanan.

"Bisa dimanfaatkan terhadap jenis-jenis kegiatan kejahatan yang memacu tindak pidana juga pelarian kendaraan yang melintas di jalur tersebut ketika kejahatan terjadi di lain tempat," ucap Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi M Nasir saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (17/7/2019).

Natsir mengemukakan kembali kalau seluruh kendaraan yang terekam kamera E-TLE akan diseleksi oleh petugas di TMC Polda Metro Jaya. Petugas nantinya mencocokkan data dengan kendaraan yang terekam.

Ia mengklaim ETLE dapat membantu mencari pelaku kriminal. Namun, sejauh ini sendiri belum ada kasus kejahatan yang terungkap dengan bantuan kemera tersebut.

"Jika identitas kendaraannya terpenuhi, maka dapat membantu untuk mengungkap identifikasi kejahatan yang terjadi di lingkungan kawasan Jakarta," katanya.

ETLE sudah diterapkan sejak 1 November 2018 lalu. Namun, kamera pada penerapan E-TLE sebelumnya hanya dilengkapi fitur pelanggaran rambu, marka jalan, dan traffic light.

 Baru pada 1 Juli 2019 penambahan kamera ditambahkan guna mengoptimakan program. Ada kamera canggih yang bisa melihat pengendara mengemudi sambil memainkan telepon genggam serta tidak memakai sabuk pengaman.