BREAKINGNEWS.CO.ID -Polisi menembak dua orang pelaku bentrok sweeping yang hendak menyerang kelompok  Iwan Walet. Setelah menjalani perawatan medis di Solo, kedua pelaku bentrok yang terkena tembakan petugas dibawa ke Markas Polda Jawa Tengah.

Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai menyebut kedua tersangka telah dibawa menyusul 8 tersangka lain yang sudah diberangkatkan sebelumnya. Keduanya diberangkatkan pada dini hari tadi. Keduanya terkena tembakan polisi saat berusaha menyerang kelompok Iwan Walet di Lapas Klas I Surakarta.

Andy Rifai mengungkap keduanya terpaksa ditembak karena berusaha melawan aparat. "Petugas terpaksa melepaskan tembakan karena berusaha melawan," kata Andy Rifa kepada wartawan, Minggu (13/1/2019).

"Petugas melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap dua pelaku. Satu kena di kaki, satu lainnya di pinggang," ujar Andi Rifai.

Saat ini para tersangka dikirim ke Mapolda Jateng untuk ditangani lebih lanjut. Selain itu, mereka akan dimintai keterangan guna pengembangan kasus. Mereka juga akan ditanyai lebih lanjut terhadap sejumlah tersangka lain yang belum tertangkap.

Bentrok antara polisi dengan massa yang melakukan sweeping membawa senjata tajam di Solo terjadi Sabtu (12/1) malam. Dalam kejadian itu 2 anggota massa terluka tembak, 1 anggota polisi terkena sabetan senjata tajam. 10 ditangkap, lainnya kabur. Seorang anggota Resmob Polda Jateng juga mengalami luka sabetan benda tajam.

Mereka datang hendak menyerang kelompok Iwan Walet. Anggota polisi yang melakukan pengecekan mendapat perlawanan. Polisi terpaksa melepas tembakan karena kelompok itu melawan dengan berbagai macam senjata tajam hingga soft gun. Akibatnya 2 orang luka tembak dan seorang polisi luka sabet.