BREAKINGNEWS.CO.ID - Kasus dugaan korupsi pada proyek rehabilitasi sekolah di Provinsi DKI Jakarta terus diperiksa. Polisi akan menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) guna menelusuri total kerugian dalam kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi sekolah di Provinsi DKI Jakarta.  

Kasubdit Tipikor Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Bhakti Suhendrawan mengatakan, polisi juga akan meminta keterangan sejumlah pihak terkait lainnya dalam kasus tersebut. "Kalau sudah ditentukan baru nanti dihitung (kerugian negara). Bisa BPK bisa Inspektorat bisa BPKP. Yang penting sesuai putusan MK (Mahkamah Konstitusi) Nomor 25 Tahun 2016 kerugian negaranya nyata dan pasti," kata Bhakti Suhendrawan kepada wartawan, Selasa (10/7/2018).

Dalam kaitan itu penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan proses penghitungan kerugian usai polisi menentukan unsur pidana dalam kasus itu. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Adi Deriyan mengatakan hingga kini pihaknya masih terus melakukan penghitungan tersebut. "Proses lidik masih berjalan. Kerugian nanti itu dihitung oleh tim auditor ya," ucap Adi menjawab wartawan.

Dugaan korupsi terkait proyek rehabilitasi sekolah di Provinsi DKI Jakarta sudah beberapa waktu lalu diperiksa karena diduga ada permainan nakal dalam proyek yang dilakukan sejumlah oknum.

Dugaan korupsi terjadi pada 119 proyek rehabilitasi sekolah yang berasal dari anggaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta tahun 2017. "Kita sedang diperiksa ya," ujar Adi. 

Adi mengatakan, diduga korupsi dalam proyek rehabilitasi terkait penggelembungan harga. Dari anggaran sebesar Rp 191 miliar, ada kelebihan yang dikarenakan unsur kesengajaan. "Ada informasi berkaitan dengan laporan, ada pelaksanaan rehabilitasi sekolah itu ada nilai harga yang mark up. Itu indikasinya. Kita akan dalami itu," katanya. 

Beberapa pihak akan segera dimintai keterangan dalam waktu dekat. "Akan ambil semua keterangan saksi yang ada kaitannya dengan perkara tersebut. Saya minta teman-teman penyelidik, agar proses penyelidikan dilaksanakan dengan tahapan-tahapan yang ada dan yang terpenting proses penyelidikan selesai, agar dibuat hasil penyelidikan," katanya.