BREAKINGNEWS.CO.ID - Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster ke Singapura. Sebanyak empat orang tersangka yang berkewarganegaraan Singapura; A, H alias A, BC, dan TCYK diciduk tanpa perlawanan.

Awal terungkapnya upaya penyelundupan itu berawal ketika petugas dapat informasi akan adanya perdagangan benih lobster dari Bengkulu menuju Singapura pada 1 Juli 2019 lalu. Benih hendak dikirim lewat jalur Jambi menuju Batam sebelum dibawa ke Singapura.

“Petugas kemudian melakukan pengecekan di jalur tersebut dan bekerja sama dengan BKIPM Jambi,” ujar Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Kombes Pol Parlindungan Silitonga di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (11/7/2019).

Dari informasi itu petugas turun ke lokasi sasaran. Pada 2 Juli, petugas yang telah tiba di Jambi mengamati kedatangan pelaku. Sehari kemuian, sekitar pukul 00.15 WIB, dua unit kendaraan minibus yang mengangkut benis lobster dihentikan petugas. 

Petugas kemudian berhasil menemukan benih lobster sebanyak 113.412 ekor dengan nilai Rp37 miliar. Keempatnya punya peran berbeda-beda.

Dari masing-masing peran, tersangka A, H, dan BC sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Untuk TCYK berperan sebagai pemodal atau pembeli lobster.

Atas perbutannya itu para pelaku terpaksa mendekam dibalik jeruji besi. Mereka dikenakan Pasal 88 jo Pasal 16 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.