BREAKINGNEWS.CO.ID -Pihak kepolisian masih mengecek dan mendalami laporan terhadap politisi Partai Gerindra, Permadi yang dilaporkan atas tuduhan makar. Hingga kini masih dicari adakah unsur tindak pidana di sana sehingga laporan akan dilanjutnatau justru disetop karena tidak adanya dugaan tindak pidana.

"Kita saat ini sedang mengecek laporan," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (11/5/2019).

Kata Argo, jika ada laporan yang masuk tentu polisi akan menindaklanjutinya. Karena hingga kini masih dalam tahap tindak lanjut laporan, Argo pun belum bisa berkata banyak.

Kata dia penyidik juga akan memeriksa video dimana Permadi berbicara soal 'revolusi'. Atas perkataan soal revolusi inilah Permadi akhirnya dipolisikan.

"Termasuk mengecek rekaman video (saat berbicara soal revolusi)," katanya.

Untuk diketahui setidaknya ada empat laporan terhadap Permadi atas pernyataannya itu. Empat laporan itu pertama laporan tipe A atau yang dibuat polisi sendiri, kedua laporan yang dibuat seorang pengacara bernama Fajri Safi'i di Polda Metro Jaya juga, namun, laporan digabung oleh laporan tipe A tadi.

Ketiga adalah laporan yang dibuat politisi PDI Perjuangan, Stefanus Asat Gusma. Sedangkan laporan yang teakhir dibuat oleh Ketua Yayasan Bantuan Hukum Kemandirian Jakarta, Josua Viktor.