BREAKINGNEWS.CO.ID - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membeberkan alasan terkait pencabutan laporan terhadap calon legislatif DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra Wahyu Dewanto yang diduga terlibat kasus dugaan politik uang pada Pemilu 2019.

Berdasarkan pengakuan pelapor dalam hal ini Yupen Hadi yang juga Politisi Partai Gerindra, terkuak kalau laporan dicabut karena perkara akhirnya diselesaikan dengan cara musyawarah dalam internal partai. Hal itu diakui Yupen pada polisi saat mencabut laporannya pada 16 Juli 2019 lalu.

"Alasan karena pekaranya sudah diselesaikan secara musyawarah dalam internal Partai Gerinda," kata Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (18/7/2019).

Argo menambahkan, berdasarmab pengakuan pelapor, dalam musyawarah tersebut Wahyu mengaku mengundurkan diri sebagai Caleg Partai Gerinda DKI Dapil 8 Jakarta Selatan. Dimana Wahyu juga sudah menandatangani pernyataan pengunduran dirinya tersebut.

"Yang mana terhadap Wahyu Dewanto sudah mengundurkan diri sebagai Caleg Partai Gerinda DKI Dapil 8 Jakarta Selatan yang ditujukan kepada KPUD DKI Jakarta sebagaimana surat pernyataan tertanggal 15 Juli 2019 yang dibuat dan ditandatangani oleh Wahyu Dewanto," kata dia. 

Sebelumnya diberitakan, Wahyu dicari polisi lantaran diduga terlibat kasus politik uang dalam Pemilu 2019 lalu. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono membenarkan hal tersebut.

Bahkan, polisi mengaku sudah menyebar selebaran berisi pencarian terhadap yang bersangkutan. Selebaran dibuat pasca tindak lanjut laporan dari YH. Laporan tercatat dengan nomor : LP/3945/VII/2019/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 01 Juli 2019.