BREAKINGNEWS.CO.ID - Kursi kepelatihan Timnas Indonesia hingga saat ini masih kosong. Luis Milla yang diharap-harapkan tak kunjung memberikan jawaban. Bahkan, sosok asal Spanyol itu dikabarkan menolak lantaran selama menukangi skuat Merah Putih belum mendapatkan gaji selama tiga bulan. Kontrak Luis Milla sejatinya memang telah berakhir pasca Asian Games 2018. Dia gagal memenuhi ekspektasi yang meminta Timnas Indonesia masuk babak semifinal.

Namun, banyak pihak yang berharap PSSI untuk mempertahankan Luis Milla. Dia dinilai membawa dampak positif bagi permainan Hansamu Yama dan kawan-kawan. Harapan itu pun dikabulkan seiring dengan PSSI yang selesai membahas dengan para Komite Eksekutif (Exco), akhir Agustus 2018. Akan tetapi, yang negosiasi belum menemukan titik terang. Bahkan, PSSI memberikan ultimatum bahwa batas Luis Milla untuk mempertimbangkan tawaran PSSI hanya dua minggu setelah penawaran kontrak, alias hari ini, Jumat (14/9/2018). Lalu, bukan kabar dari Luis Milla yang didapatkan. Melainkan polemik antara PSSI dan Luis Milla terendus hingga ke negeri tetangga yaitu Vietnam.

Kabar tersebut diberitakan oleh media Vietnam bernama Bongda. Mereka menyebut bahwa Timnas Indonesia kehilangan pelatih menjelang Piala AFF 2018. “Pertandingan: Menuju Piala AFF 2018, Pelatih Indonesia ‘Hilang’” tulis Bongda dalam judulnya.

Bongda bukan sekali ini memberitakan Luis Milla dengan PSSI. Sebelumnya mereka juga menimang-nimang sosok yang tepat menggantikan Luis Milla jika seandainya dia menolak tawaran dari PSSI untuk menukangi Timnas Indonesia di Piala AFF. Bongda menyebut jika PSSI telah memiliki empat nama lain yang cocok menggantikan Luis Milla.

Nama-nama tersebut adalah Jacksen F. Tiago (Barito Putera), Simon McMenemy (Bhayangkara FC), Rahmad Darmawan (Mitra Kukar), dan Widodo C. Putro (Bali United). "Dalam hal menggantikan tugas pelatih Milla, PSSI menargetkan calon pengganti, yakni Jacksen F. Tiago, Simon McMenemy, Rahmad Darmawan, Widodo Putro," tulis Bongda. 

Di Piala AFF 2018, Timnas Indonesia berada di Grup B, bersama tiga kontestan lain yaitu Thailand, Filipina, Timor Leste, dan Singapura. Sementara Grup A ditempati oleh Vietnam, Malaysia, Myanmar, Kamboja, dan Laos.