BREAKINGNEWS.CO.ID - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan melebarkan zone penerapan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau yang disebut tilang elektronik (e-tilang) ke wilayah lain di luar DKI Jakarta. Hal ini dilakukan untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas pemakai jalan di Ibu Kota dan sekitarnya.

Penerapan E-Tilang bakal merambah ke daerah hukum Polda Metro Jaya lainnya seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Suhli kepada wartawan pada sebuah acara di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta Pusat.

"Iya bertahap. Kalau Depok sekarang CCTV-nya akan dipasang nanti, sekarang masih bertahap," ujar Suhli, Kamis (29/11/2018).

Terkait rencana itu, Ditlantas berencana memasang 81 kamera lagi di Jakarta.  81 kamera CCTV tersebut akan dipasang di 25 persimpangan di Jakarta yang berguna untuk memperluas sistem E-Tilang pada tahun 2019. 

"Sekarang kan ada dua, nanti ada 81. Ada 25 titik. Nanti bertahap di wilayah Polda Metro lain," ucap Suhli.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya hanya memasang CCTV di dua ruas jalan saja, yakni di Simpang Bundaran Patung Kuda dan Sarinah, Jakarta Pusat.

Semua kamera perekam atau CCTV itu terpasang sejak ujicoba E-TLE, 1 Oktober 2018. Hingga kemudian mulai diberlakukan penilangan pada 1 November lalu.

Senada dengan itu  Ditlantas Polda Metro Jaya berencan mengajukan permohonan 50 CCTV untuk penerapan electronik traffic law enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik ke Pemprov DKI Jakarta. Permohonan akan disampaikan langsung ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan."Ini baru akan kita ajukan minggu ini. Kemarin kan Pak Gubernur menyampaikan ke saya langsung pada saat launching itu untuk Pak Dirlantas silakan mengajukan, sebenarnya Senin kemarin, tapi mungkin minggu ini nanti sudah sampai ke Pak Gubernur. Kita ajukan ada beberapa titik kurang lebih 50-an lah," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf.